Masih ingatkah sobat dengan GPD Win, Konsol Game Sekaligus Laptop Windows 10 64-bit yang sempat WinCamp ulas 7 bulan lalu???

Ya, GPD, produsen hardware yang bermarkas di Hong Kong saat itu menghadirkan perangkat game portable dengan inovasi terbaru. Konsol game portabel besutannya diberi nama GPD Win. Konsol game ini unik karena dapat difungsikan juga sebagai perangkat notebook yang bersistem Windows 10 64-bit.

GPD memperkenalkan perangkat terbarunya ini pada April 2016 lalu dalam sebuah event pameran. Kemudian mulai Juni mereka secara resmi memasarkan GPD Win ke publik, walaupun masih terbatas pre-order. Perangkat gaming ini dibanderol dengan harga $330 atau setara dengan Rp 4,3 jutaan.

Sebelum membesut GPD Win tersebut, GPD telah memproduksi handheld Android selama bertahun-tahun. Tapi justru GPD Win-lah yang mendapat banyak perhatian karena merupakan konsol portabel Windows mumpuni yang dapat menjalankan game PC.

Nah, setelah GPD sukses dengan konsol game yang merangkap notebook Windows 10 tersebut, kini kabarnya GPD akan menelurkan perangkat baru. Kali ini bukan konsol, tapi laptop 7-inci. Produk terbaru GPD ini saat ini masih dalam tahap penggarapan.

Perangkat selanjutnya dari GPD ini akan dinamai GPD Pocket. Menurut kabar yang beredar, GPD Pocket akan dibekali dengan dukungan Windows 10, serta Ubuntu 16.04 Linux untuk para fans Linux.

Menurut pernyataan resmi GPD, perangkat terbaru ini akan berbekal layar 7-inci berikut Gorilla Glass 3. Ditenagai prosesor Intel Atom x7-Z8700 Cherry Trail (so jangan harap deh kamu menemui performa yang mumpuni pada perangkat ini). Tapi RAM-nya udah lumayan kok, 4GB untuk RAM.

Sesuai namanya, laptop ini bisa dengan mudah dikantong untuk dibawa ke mana pun kamu pergi.

SPEK:

Layar touchscreen 7 inch IPS dengan Gorilla Glass 3
Prosesor Intel Atom x7-Z8700 Cherry Trail
RAM 4GB
Penyimpanan 128GB
Baterai 7.000 mAh

Sistem di GPD Pocket ini bisa dikatakan sedikit lebih besar dari GPD Win. Dari gambar kita bisa lihat, tampaknya laptop saku ini bakal dilengkapi juga dengan berbagai port. Port USB Type-C, port USB full-sized, port HDMI, dan jack headset. Sayang, laptop ini terlalu kecil untuk disandingkan dengan keyboard full-sized dan touchpad.

Dari gambar juga terlihat GPD Pocket ini memiliki pointing nub seperti yang ada pada ThinkPad, yang dapat digunakan untuk memindahkan kursor mouse di layar, serta tombol kiri dan kanan untuk mengklik. Tapi kurangnya sandaran tangan bisa membuat acara mengetik menjadi agak tidak nyaman.

Jelas, perangkat semacam ini tidak layak digunakan sebagai daily PC. Perangkat ini lebih cocok dipakai untuk menangani tugas ringan, email cepat, melakukan browsing beberapa web, atau aktivitas lainnya yang tidak butuh layar besar atau prosesor berkekuatan tinggi.

Untuk “gudang” penyimpanan, GPD ngasih fasilitas 128GB. GPD Pocket ini juga akan diberi “nyawa” sebesar 7.000 mAh. Kalo dilihat dari kapasitas, seharusnya memberikan daya tahan baterai yang cukup baik, tapi belum ada rincian mengenai daya tahan baterai.

Jika kita lihat secara keseluruhan bodi GPD Pocket tentu perangkat ini kurang ideal karena memiliki layar yang sangat kecil. Perangkat ini juga tidak punya banyak power, sehingga mungkin akan terasa lambat. Tapi kalo kamu termasuik tipe orang yang suka bawa laptop ke mana pun pergi, mungkin GPD Pocket ini bisa jadi perangkat pilihan.

Menurut ton-chi-ki, GPD berencana untuk meluncurkan kampanye perangkat Pocket-nya melalui Indiegogo bulan depan, tapi belum ada info soal rincian harga. Bahkan belum banyak info terperinci tentang perangkat Pocket GPD ini.

Gimana? Berminat?