Di artikel sebelumnya, WinCamp sudah beberkan apa saja yang terjadi seputar Microsoft, Windows, Windows Phone di Januari, FebruariMaretAprilMeiJuniJuli, dan Agustus.

Ayo dilanjut! Inilah highlight selama bulan September.

September

Microsoft

Microsoft memulai penyaringan apps & games di Store. Aplikasi atau game berkualitas rendah akan disingkirkan dari Windows Store.

Berbagai developer mulai mendapat peringatan agar mengupdate aplikasinya dan disesuaikan dengan standar baru yang diumumkan Microsoft awal tahun ini, yaitu rating umur untuk aplikasi yang akan masuk ke Windows Store yang berbasis International Age Rating Coalition’s (IARC). Jika tidak penuhi standar tersebut, atau tidak pernah mengupdate aplikasinya, maka akan dihapus dari Windows Store mulai 30 September.

Proses peratingan seperti ESRB, PEGI, DJCTQ terkadang merepotkan dan kurang efisien. Maka dengan peratingan ini diharapkan developer punya peratingan yang secara otomatis ada pada aplikasinya ketika mereka akan mendistribusikannya ke Windows Store.

 

HP putuskan hubungan dengan Salesforce, lalu bermitra dengan Dynamics.

(Baca Juga: HP Akan Menggunakan Microsoft Dynamics Sebagai Solusi Bisnisnya)

 

17 September: Microsoft menutup Kantor Skype di London

Microsoft tampaknya akan segera menyelesaikan pengurangan pegawainya yang ada di seluruh dunia. Kali ini kantor resmi Skype yang bermarkas di London resmi ditutup oleh Microsoft.

Dengan penutupan kantor Skype di London, otomatis lebih dari 400 karyawannya pun ikut tersingkir. Ini adalah bagian dari rencana Microsoft untuk melakukan pemangkasan karyawan yang tersebar di seluruh dunia. Pengurangan pegawai ini dimaksudkan untuk menyatukan beberapa divisinya agar lebih ramping dan efisien.

 

Windows 10

Windows 10 sekarang dijalankan di lebih dari 400 juta perangkat.

 

Perangkat Windows 10

Berbagai laporan sudah terdengar sejak awal tahun ini yang menyatakan bahwa Microsoft akan mengakhiri produksi Lumia per Desember 2016. Memang, tidak ada sedikitpun konfirmasi resmi dari mereka.

Salah satu karyawan Microsoft yang tidak disebutkan namanya telah membocorkan berita ini kepada media.

Sejatinya ini bukanlah berita yang cukup mengagetkan, karena di awal tahun ini Microsoft sudah menyerahkan produksi ponsel pada pihak OEM. Beberapa bulan terakhir Microsoft juga makin gencar menurunkan harga ponsel mereka di beberapa store. Dengan kata lain, brand Lumia sebentar lagi akan berakhir dan akan menjadi brand langka. Microsoft tidak akan memakai brand Lumia lagi di ponsel Windows 10 mereka berikutnya.

Baca Juga:

Benarkah Microsoft Akan Mengakhiri Penjualan Lumia di Akhir Tahun Ini ?

Begini Penjelasan Internal Microsoft Mengenai Nasib Lumia dan Masa Depan Windows Phone

 

HP Elite x3 mulai dijual. Proses pengiriman pun telah dimulai untuk mereka yang pre-order

Lumia 650 peroleh fitur Double Tap to Wake / Sleep.

 

Aplikasi dan Game

Microsoft akhirnya menghapus aplikasi YouTube buatannya dari Windows Store.

Microsoft sengaja menghapus aplikasi ini karena dianggap memalukan jika tetap eksis di Windows Store, mengingat bahwa Google sendiri telah memblokir akses aplikasi ini ke server YouTube mereka.

Aplikasi buatan Microsoft ini sebagai perantara bagi kita untuk mengakses website YouTube via Internet Explorer atau Microsoft Edge (di Windows 10).

Microsoft benar-benar menghapus aplikasi ini secara total (official ataupun Third-party) untuk selama-lamanya. Ketika kamu mengarahkan link YouTube for Windows Phone, maka yang akan muncul seperti ini:

Tidak ada aplikasi YouTube di sana.

Di tahun 2013 Microsoft telah memberikan kemampuan Full Features ke dalam aplikasi YouTube tersebut, namun Google tetap saja mematikan aplikasi YouTube ini. Hal ini bukan kali pertama terjadi, melainkan sudah yang kedua kalinya Google melakukan ini.

Di tahun itu pula Google memberikan pernyataannya tentang hal tersebut :

Kami berkomitmen untuk menyediakan pengalaman YouTube yang hebat dan konsisten kepada pengguna dan pembuat di seluruh perangkat, dan kami telah bekerja sama dengan Microsoft untuk membangun YouTube berfitur lengkap untuk Windows Phone, berdasarkan HTML5. Sayangnya, Microsoft tidak membuat upgrade browser yang diperlukan untuk merasakan pengalaman YouTube yang kaya fitur, dan malah kembali merilis sebuah aplikasi YouTube yang melanggar Persyaratan Layanan kami. Aplikasi ini telah kami nonaktifkan. Kami menghargai komunitas pengembang kami yang luas dan karena itu kami meminta semua orang untuk mematuhi pedoman yang sama.

Para pengguna Windows Phone dan Microsoft Fans pun menyalahkan Google dalam kasus ini, namun tidak menghasilkan apapun. Meskipun Microsoft telah melakukan upgrade pada browsernya sesuai permintaan Google, namun tetap saja Google enggan mengeluarkan aplikasi tersebut untuk pengguna Windows Phone.

Kasus ini sama halnya dengan tidak mendukungnya Google Maps ataupun Gmail pada Windows Phone. Alasan paling mudah adalah bahwa Google “tidak menginginkan Windows Phone”.

Dilansir dari MSPowerUser:

Kami pikir itu jelas bahwa Google hanya tidak ingin pengguna Windows Phone memiliki pengalaman yang sama seperti pengguna Android dan Apple, dan bahwa keberatan mereka tidak lain dari sekedar alasan. Microsoft Mengatakan ”Meskipun demikian, kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman yang layak kepada pengguna kami, dan senang untuk bekerja bersama Google untuk memecahkan masalah yang sah yang mungkin mereka miliki. Sementara itu, kami sekali lagi meminta Google untuk menghentikan pemblokiran aplikasi YouTube kami.””

Baca Juga: Microsoft menghapus YouTube WebWrappernya dari Windows Store

 

Aplikasi T-Mobile Windows 10 Mobile dirilis ke Windows Store.

Domino Pizza menghentikan dukungan aplikasi Windows Phone-nya.

Aplikasi Sling TV Windows 10 dirilis ke Windows Store.

Aplikasi VMWare Horizon Windows 10 dirilis ke Windows Store

 

Itulah highlights sekitar Microsoft terkait apa yang terjadi pada bulan September 2016. Nantikan artikel selanjutnya!