Kita melihat mungkin beberapa dari kalian agak meradang soal minimnya Microsoft mempromosikan Windows Phone untuk saat ini. Hal yang membuat terlontarnya kata kata: “Build 2017 Hari Pertama: Banyak iPhone, Minim Windows Phone”.”Ironis”.”Microsoft tidak peduli produk sendiri”. Sangat disayangkan kata-kata ini bermunculan diberbagai komentar dan juga situs-situs tertentu.

Sebenarnya, singkat saja menjawab hal ini yaitu “Semuanya masih belum siap”. Kenapa? Yuk kita simak alasan dibawah:

Fokus ke comeback yang lebih besar

Lumia 950 dan HP Elite x3 memang Windows phone yang paling baik. Namun, Microsoft tidak terlalu banyak mempromosikannya atau mendemonstrasikannya di berbagai acara. Hal ini dikarenakan Microsoft memilih untuk berfokus ke sesuatu yang baru. Mereka tidak bisa mempromosikan sesuatu yang masih belum bisa bersaing.

Microsoft bisa meluncurkan produk penerus Lumia 950 saat ini dengan model yang tidak jauh berbeda seperti ponsel pada umumnya. Namun, tidak banyak kelebihan yang ditawarkan ponsel ini (bila diluncurkan). Tetap memiliki masalah dalam situasi ketersediaan aplikasi. Disisi lain Windows 10 Mobile juga perlu lebih banyak fitur yang dihadirkan dan juga peningkatan stabilitas. Tentunya bila dipaksakan hal ini kurang lebih seperti perjuangan yang tidak berarti dan memboroskan waktu dan biaya Microsoft.

Sebenarnya soal bagaimana Microsoft tidak lagi berfokus mempromosikan Windows phone pernah ada dalam sebuah kalimat di suatu artikel yang pernah dimuat Windows Central. Artikel itu dipublikasikan beberapa bulan setelah Lumia 950 diluncurkan.

Android dan iOS Tengah Mendominasi Dunia Mobile

Microsoft sebagai perusahaan software terbesar didunia tentunya ingin agar layanan mereka juga dipakai oleh banyak orang. Microsoft tahu mungkin belum saatnya mereka mendominasi pasar ini dengan produk mereka sendiri. Jadi sambil mengembangkan ke “The next big thing”. Mereka merangkul Android dan iOS dan menciptakan pengalaman PC+Smartphone yang saling melekat sebagai langkah cepat.

Hal ini membuat semakin banyak yang familier dengan layanan Microsoft. Tingkat penggunaan Windows 10 juga bisa meningkat. Kemudian layaknya efek domino, hal ini juga bisa meningkatkan aplikasi di Windows Store yang juga bisa tersedia di berbagai perangkat.

Agar Microsoft terlihat bersungguh-sungguh, tentu saja mereka terlihat begitu senang dengan hal ini. Apalagi upaya utama mereka adalah untuk membuat semua orang dapat melakukan lebih dan meraih lebih. Hal ini akhirnya akan menarik minat pengguna Android dan iOS untuk menjadi lebih produktif melihat berbagai upaya Microsoft di platform mereka.

Jalan Menuju Mixed Reality dan Surface “Phone” Mulai Terbentang

Surface Fold Patent (USPTO/Daily Mail)

CEO Satya Nadella telah mengkonfirmasi bahwa ponsel mereka kedepannya tidak seperti ponsel yang ada di pasaran. Tanda-tanda itu mulai terlihat dengan adanya paten produk layar lipat Surface yang muncul beberapa bulan lalu. Paten ini membuat smartphone tidak sebatas smartphone tapi juga full-PC.

Related image

Sudah lama sekali Microsoft ingin menghadirkan pengalaman PC di kantong pengguna. Semua itu sudah berawal sejak era Windows Mobile dengan perangkat PDA dari HTC dan beberapa produsen lain. Kini, impian itu semakin dekat mendekati kenyataan.

Beberapa hari yang lalu akun “The Walking Cat” di Twitter sempat memposting adanya konsep “Posture” dan “Hinge angle”. Ada pula accelerometer di dua bagian produk itu. Hal ini mengisyaratkan adanya produk layar lipat yang tengah dikerjakan Microsoft. Akun tersebut pun juga sempat menyebut soal adanya Surface “Project J” yang terlihat merupakan kodenama produk mobile PC setelah ditelusuri lebih jauh.

Produk ini berada dalam lingkup masa depan Windows lewat “Project Andromeda”. “Project Andromeda” akan menggunakan CShell dimana pengalaman lengkap Windows dapat tersedia di semua jenis perangkat. Bisa juga dibilang tidak ada perangkat masa depan yang tidak mempunyai berbagai keunggulan Windows.

Kenapa tidak di Build 2017? Tentunya hal ini juga mengisyaratkan kalau memang proyek ini belum siap untuk ditunjukkan ke publik. Tapi melihat adanya Fluent Design yang memberi pengalaman tampilan yang mudah beradaptasi dan hadir secara bertahap. Kemudian juga hadirnya Windows 10 on ARM membuat puzzle ini semakin lengkap.

Tidak sebatas produk layar lipat Surface saja. Lebih jauh kedepan yaitu era HoloLens atau Mixed Reality juga akan sangat terbantu dengan “Project Andromeda” ini. Mengingat Microsoft juga memposisikan Mixed Reality sebagai masa depan PC dan juga era pasca smartphone.

Karena kedepannya semua perangkat Windows akan memiliki keunggulan PC yang menyesuaikan dengan perangkat mereka. Tentu bukan suatu kesalahan kalau saat ini Microsoft memfokuskan kehadiran “UWP” untuk PC. Kehadiran Windows 10 S dan Windows 10 on ARM bisa membuat semakin banyak yang menggunakan aplikasi dari Windows Store.

Melihat Kedepan

Setelah melihat ini semua. Kita tentu perlu membuat pikiran kita juga berpikir dalam jangka panjang, tidak mudah tersulut oleh pemberitaan yang kurang tepat. Satya Nadella sendiri berprinsip agar kita berpikir dalam jangka panjang. Meskipun memang hal ini terasa agak sulit dan butuh lebih banyak kesabaran karena perlunya menunggu dalam jangka waktu yang tidak singkat. Windows Central juga baru saja mengatakan bahwa produk seperti ini akan hadir di akhir 2018.

“Saya benar-benar mengerti bahwa Anda semua mengukur apa yang telah kami lakukan akhir-akhir ini, dan itu cara yang bagus dan kami akan mengatasinya, tapi bukan itu caranya,” ungkap Nadella ketika ditanya soal pertumbuhan Microsoft. Di situ Nadella juga menegaskan Azure Cloud yang bisa tumbuh begitu pesat adalah upaya kerja keras Microsoft selama puluhan tahun lamanya. Begitu juga HoloLens yang dikembangkan selama 5 tahunan hingga menuai sukses di kalangan enterprise.

Nah apa pandangan kalian soal berita ini? Sudah siapkah menyambut era baru Windows 10?

 

Do More. Achieve More with Microsoft Apps and Devices