Kita telah melihat banyak sekali hal spektakuler dari Microsoft sepanjang tahun 2017. Akan tetapi, kini, 2017 baru saja telah kita lewati. Itulah mengapa mari kita simak beberapa kilas balik soal Microsoft di 2017 berikut ini:

Produk Software dari Microsoft

1 – Windows 10 untuk Para Kreator

Di April 2017, Microsoft berhasil meluncurkan Windows 10 Creators Update yang mengawali era Microsoft untuk fokus di kalangan kreator. Terutama melihat fitur-fitur seperti Paint 3D dengan komunitas objek 3D yang bisa dimaksimalkan yaitu Remix 3D. Kemudian ada berbagai peningkatan Windows Ink terutama dalam Photos. Selain itu ada juga fitur-fitur baru lain yang juga sangat diinginkan yaitu Picture in Picture dan Game Mode.

Image result for onedrive files on demand

Kemudian di bulan Oktober, Microsoft meluncurkan Windows 10 Fall Creators Update yang semakin banyak menghadirkan pengalaman baru bagi kreator. Seperti pengalaman yang terhubung dengan mudah dengan perangkat Windows Mixed Reality. Kemudian, ada MyPeople dan OneDrive Files On Demand. Begitu juga fitur yang membuat PC dan ponsel lebih erat lewat Continue to PC dari ponsel Android dan iPhone. Selain itu, Microsoft juga mengenalkan fitur Story Remix sebagai cara baru untuk berbagi cerita melalui video dengan mudah dan simpel.

Untuk pengguna Office 365 di Windows 10 Fall Creators Update menghadirkan fitur 3D untuk membuat PowerPoint jadi lebih menarik dan interaktif untuk disimak.

2 – Office 365

Image result for office 365

Lebih lanjut soal Office 365, Microsoft juga menghadirkan fitur Digital Ruler, pengalaman baru di fitur PowerPoint Designer, pengerjaan kolaboratif yang kini juga ada di Excel, kemudian ada layanan baru di Office 365 yaitu Microsoft Stream dan Whiteboard.

Bagi yang belum tahu, Microsoft Stream merupakan layanan video yang sangat pas bagi video internal bisnis yang tengah dijalani. Terutama dengan fitur kecerdasan buatan yang hadir untuk men-translate secara akurat video yang ditampilkan. Begitu juga, fitur Face Detection untuk membuat pengguna dapat langsung Skip ke orang yang diinginkan. Untuk lebih lanjut, silahkan baca: “Microsoft Stream Resmi Hadir Dengan Fitur AI yang Ungguli YouTube”.

Secara finansial, Office 365 terus mengungguli Windows sebagai penghasil utama bagi finansial Microsoft secara keseluruhan. Sementara itu, jumlah pengguna aktif komersil Office 365 juga telah menembus 120 juta pelanggan. Di 2017, Office 365 juga menyalip pendapatan dari Office reguler yang menandakan bahwa semakin banyak pengguna yang siap untuk transisi ke era cloud dan meraih lebih banyak fitur eksklusif dan terupdate di aplikasi produktivitas yang selama ini mereka kenal.

3 – Windows 10 S

Di tahun ini, Microsoft juga memulai debut Windows 10 S, sebuah varian Windows 10 yang didesain untuk keamanan dan peforma yang selalu terjaga. Ini dikarenakan semua aplikasi hanya dapat dan dikontrol penuh di Microsoft Store. Windows 10 S lebih ditujukan ke pelajar dan pengelolaan teknologi di sekolah untuk memastikan kegiatan belajar-mengajar yang tanpa hambatan soal peforma dan keamanan. Sebenarnya, selain untuk sekolah, Windows 10 S juga dirancang untuk kalangan enterprise seperti yang Microsoft ungkap di Microsoft Inspire 2017 lalu.

4 – Gaming

Image result for game pass

Kemudian dalam ranah gaming. Microsoft, meluncurkan layanan Xbox Game Pass yang mirip seperti Netflix untuk dunia gaming, dan responsnya terbilang jauh melampaui perkiraan. Hal ini dikonfirmasi oleh bos Xbox dan juga bos Marketing Microsoft baru-baru ini. Dengan Xbox Game Pass dan Play Anywhere, menjadi awal bagi Microsoft untuk mengubah masa depan Xbox menjadi software dan cloud yang dinikmati di berbagai perangkat.

Sementara untuk Microsoft Studios sendiri meluncurkan Forza Motorsport 7 yang merupakan game balap terbaik hingga kini. Ditambah lagi, game tersebut benar-benar memaksimalkan kekuatan Xbox One X dengan pengalaman True 4K 60 fps. Selain itu, Minecraft juga menghadirkan Better Together Update yang membuat pengalaman bermain antar pengguna Windows 10, Xbox One, Nintendo Switch, VR, dan Mobile menjadi lebih terhubung.

Di tahun 2017 inilah, Microsoft semakin terlihat untuk meningkatkan fokus dalam gaming. Salah satunya adalah bos Xbox yang naik jabatan untuk memimpin integrasi pengalaman gaming dengan teknologi Microsoft Cloud yang terus berkembang. Kemudian, ada juga game PUBG yang kini menggunakan Azure Cloud.

Selain itu, ada juga peluncuran Mixer Mobile untuk pengguna Android dan iOS sehingga mereka juga dapat memiliki pengalaman era baru game streaming yang tidak dimiliki oleh kompetitor lain. Berbagai games juga dapat mendukung Mixer Mobile ini sehingga pengguna akan merasa lebih bebas untuk stream berbagai game yang mereka favoritkan.

5 – Era Mobile PC Dimulai 

Meskipun masih belum mendarat di pasaran, Microsoft telah memperlihatkan realisasi mereka soal arah Windows 10 berbasis prosesor ARM berkat emulasi x86. Dua produk telah diperkenalkan yaitu HP Envy x2 dan ASUS NovaGo yang akan memulai gelombang pertama produk Windows 10 on ARM yang dapat dicoba oleh konsumen di 2018 mendatang.

Microsoft dan Qualcomm menggunakan tagline “Instantly On. Always On. Always Connected.” yang mana mengartikan bahwa lini produk baru ini nantinya akan memiliki daya tahan baterai yang sangat panjang, selalu terhubung berkat 4G-LTE, dan menyala secara instan begitu dibuka dan siap untuk digunakan. Inilah hal-hal mendasar yang tentunya sangat diinginkan konsumen.

6 – Memperbesar Ekspansi di Android dan iOS

Di 2017, Microsoft terlihat meningkatkan fokus untuk meluaskan layanan mereka di Android dan iOS. Salah satu alasannya adalah untuk meningkatkan hubungan antara PC Windows 10 dengan Android dan iOS. Terlihat seperti hadirnya Microsoft Launcher di Android yang mulai memperlihatkan opsi Continue to PC dalam opsi sharing, hal yang sama juga ditemui di Microsoft Edge di Android dan iOS agar langsung melanjutkan apa yang sedang dilihat di browser ke PC.

Fitur-fitur yang menarik di Microsoft Launcher membuatnya dapat menembus 10 juta download, sementara untuk Microsoft Edge Mobile dengan fitur Continue to PC dan fitur ala PC lainnya mampu meraih 1 juta download di Play Store.

Bagi pengguna iPhone, Microsoft meluncurkan Seeing AI yang merupakan aplikasi bagi individu dengan disabilitas penglihatan agar memiliki informasi apa yang sedang terjadi didepannya. Seperti dalam mengenali objek, membacakan teks, melihat gerak-gerik tubuh lawan bicara, dan berbagai skenario lainnya.

7 – Windows Mixed Reality

Image result for windows mixed reality

Bersamaan dengan peluncuran Windows 10 Fall Creators Update, Microsoft juga turut memulai era jajaran produk Windows Mixed Reality terjangkau dari berbagai produsen PC ternama, seperti Acer, HP, ASUS, Dell, Lenovo, dan Samsung.

Windows Mixed Reality juga mendukung lebih banyak spesifikasi hardware yang dibutuhkan serta pengoperasian yang sangat mudah dan mobile yang membuat pengguna tidak perlu melakukan hal-hal yang merumitkan mereka untuk menggunakannya seperti produk VR lainnya.

Image result for windows mixed reality

Munculnya perangkat-perangkat baru ini adalah memulai era baru Windows dalam pengalaman futuristis yang nantinya jarak antara pengalaman produk Mixed Reality terjangkau ini dengan pengalaman Mixed Reality “sesungguhnya” seperti HoloLens akan semakin menghilang. Pencapaian inilah yang akan menjadi impian Microsoft untuk masa depan Windows 10.

Produk Hardware dari Microsoft

Setelah membahas soal software Microsoft, tentu saja tidak lengkap bila tidak berbicara soal kemajuan pesat dalam hardware Microsoft. Meskipun memang untuk tahun ini, hardware Microsoft, utamanya Surface lebih berfokus dalam peningkatan peforma dan kualitas dan terkesan menyimpan “hal besar” di 2018 nanti.

1 – Surface Laptop

Related image

Surface Laptop menjadi peluncuran hardware PC pertama bagi Microsoft di 2017 ini. Seperti yang Terry Myerson katakan, Surface Laptop menjadi ekspresi dari jiwa Windows yang modern yaitu Windows 10 S.

Surface Laptop dirancang bagi kalangan pelajar kelas menengah keatas yang ingin produk yang simpel, cepat, dan daya tahan baterai yang sangat lama. Bahkan, dalam acara Microsoft EDU, Panos Panay mengatakan bahwa jika produk ini ditinggal selama liburan tanpa di charge dan pasca liburan sang pengguna menyadari hal ini, pengguna tersebut dapat langsung memakainya dengan baterai yang masih tersisa. Ini menandakan bahwa Surface Laptop memiliki daya tahan dalam standby yang sangat panjang.

Keyboard Alcantara, kualitas audio, dan peforma yang supercepat, membuat pengguna akan langsung jatuh cinta dalam menggunakannya. Bahkan, The Verge sendiri menyebut bahwa Surface Laptop menjadi laptop terbaik hingga kini yang tentu saja mengungguli posisi MacBook.

2 – Surface Pro (2017)

Related image

Microsoft terus belajar dari berbagai saran dan kekurangan dari Surface Pro pertama hingga ke-4. Inilah yang membuat Microsoft meluncurkan Surface Pro (2017) yang merupakan hasil dari apa yang telah mereka pelajari sebelumnya. Microsoft memperkenalkan Surface Pro (2017) ini hanya sekitar 3 minggu setelah meluncurkan Surface Laptop.

Ini terlihat dari baterai yang tahan 2X lebih panjang dibanding Surface Pro 4. Kemudian, tidak lagi terlalu cepat mengadopsi generasi terbaru Intel Core m-Series atau i-Series agar tidak mengulangi berbagai masalah di Surface Pro 4 sekaligus memaksimalkan potensi prosesornya untuk meningkatkan kinerja.

Microsoft juga menghadirkan engsel baru yang meningkatkan ketahanannya serta memungkinkan adanya Studio Mode yang cocok untuk menempatkan Surface Dial di layar.

Disamping itu, Surface Pro (2017) menjadi Surface pertama dengan dukungan 4096 Levels of Pressure di Surface Pen baru. Hal ini ditambah dengan kecepatan yang 2X lebih cepat dibanding Surface Pen baru, akan membuat pengalaman dalam mengekspresikan seni menjadi lebih terlihat nyata dan natural.

3 – Xbox One X

Image result for xbox one x

Setelah memberikan teaser soal “Project Scorpio” di E3 2016, Microsoft akhirnya membuka tabir wujud asli perangkat ini yaitu Xbox One X di E3 2017 lalu.

Image result for xbox one x

Xbox One X merupakan konsol paling powerful yang pernah ada dengan kekuatan 6 Teraflops, 40% lebih cepat bila dibanding PS4 Pro dan mampu memberikan pengalaman True 4K untuk kalangan gamers. Ini membuat semua game yang berjalan di konsol ini terlihat lebih gesit dan memukau, seakan-akan pemain memang ada dalam game itu.

Tidak hanya paling powerful, Xbox One X juga merupakan Xbox paling compact yang pernah ada, bila berdasarkan volume. Semua komponen Xbox One X dirancang sedemikian rupa untuk menjaga peformanya tanpa mengorbankan ukuran keseluruhan perangkat.

4 – Surface Book 2

Related image

Setelah beberapa lama tidak ada kabar mengenai keberlanjutan Surface Book, akhirnya Microsoft mengungkap Surface Book 2 bersamaan dengan peluncuran Windows 10 Fall Creators Update. Tidak seperti pendahulunya, Surface Book 2 kini hadir dalam ukuran 13.5 inch dan 15 inch.

Surface Book 2 ini 2X lebih cepat bila dibanding MacBook Pro (2017) dan 5X lebih cepat bila dibanding Surface Book generasi pertama. Ini dikarenakan Surface Book 2 sudah menggunakan Intel Core i5 dan i7 Generasi ke 8 dan ditambah lagi dengan GPU NVIDIA Ge-Force GTX-1050 atau 1060 untuk versi 15 inch. Dengan segala kekuatan ini, tentu akan menunjang berbagai aktivitas “kelas berat” bagi penggunanya.

Selain itu, Surface Book 2 juga memiliki ketahanan baterai hingga 17.5 jam ketika melihat video. Surface Book 2 juga diklaim memiliki ketahanan baterai 70% lebih awet dibanding MacBook Pro (2017). Ini tentunya sangat pas buat mereka yang bekerja seharian dengan perangkat mereka.

Peluncuran Surface Book 2 di tahun ini, menjadikannya solusi yang pas untuk berbagai kalangan. Contohnya seperti: pebisnis, desainer, fotografer, akuntan, dan masih banyak lagi. Dimana, mereka dapat memaksimalkan potensi kekuatan yang dimiliki oleh Surface Book 2 dengan baterai yang tahan sangat lama dan desain yang begitu anggun.

Lain-Lain

Apa yang telah kalian baca diatas memang lebih mengarah ke segmen untuk konsumen. Namun, sebenarnya segmen yang mungkin kurang diperhatikan sebenarnya memberi dampak yang besar untuk Microsoft kedepannya.

1 – Microsoft Azure

Seperti Microsoft Azure yang run-ratenya telah menembus $20 miliar, yang mana jauh lebih cepat untuk melampaui target tersebut dibanding perkiraan Microsoft yang memprediksikan hal itu akan terjadi di penghujung tahun fiskal 2018. Microsoft sendiri juga akan memperluas jangkauan data-center untuk mempercepat pertumbuhan Azure mulai di 2018, yang akan membuat Microsoft memiliki sekitar 42 data-center Azure yang jauh lebih banyak bila dibanding Amazon Web Services dan Google Cloud Platform meskipun digabungkan.

Di tahun ini, Microsoft meluncurkan Azure Cosmos DB yang ditujukan untuk kalangan enterprise yang juga dapat terintegrasi dengan layanan Dynamics 365. Selain itu, juga ada peluncuran dari Azure Stack yang didukung oleh Dell, HP, dan Lenovo untuk mempermudah pebisnis hosting aplikasi dan layanan di hardware yang terletak di lokasi yang sama dengan infrastruktur bisnis mereka.

2 – Microsoft Dynamics 365 dan LinkedIn

Image result for dynamics 365 linkedin

Salah satu tujuan Microsoft untuk membeli LinkedIn sekitar 349 triliun rupaih adalah untuk lebih terhubung dengan berbagai layanan produktivitasnya, termasuk Dynamics 365. Seperti meluncurnya Dynamics 365 for Sales, Dynamics 365 for Talents, Dynamics 365 Connector untuk LinkedIn Lead Gen Forms, dan berbagai integrasi lainnya yang akan bermanfaat bagi 500 juta lebih pengguna LinkedIn saat ini.

3 – Microsoft 365 

a SharePoint list showing vacation requests and a Flow automation to send a customized email whenever someone adds a new vacation request

Dalam acara Microsoft Inspire 2017, Microsoft meluncurkan layanan baru yang disebut Microsoft 365 yang menggabungkan Windows 10 dan Office 365 dengan fitur-fitur dan keunggulan baru yang selalu di-update dan semuanya dalam payung perlindungan Advanced Threat Protection yang juga selalu di-update.

Langkah ini akan sangat memudahkan bagi pebisnis untuk mengelola teknologi yang mereka gunakan, disamping membuat operasional jauh lebih efisien dan mendorong pegawai untuk menuju ke arah paperless office dan modern workplace, dimana mereka kini tidak lagi dituntut hanya berada di kantor tapi dapat bekerja kapanpun dan dimanapun dengan mudah dan menimbulkan suasana kolaboratif untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan.

Sebuah Arah Baru

1 – Era Intelligent Cloud dan Intelligent Edge
Image result for intelligent cloud intelligent edge
Di 2017 ini, Microsoft juga memperkenalkan arah baru perusahaan yaitu era Intelligent Cloud dan Intelligent Edge yang mana proses komputasi tidak hanya ada di satu device tapi juga beberapa device, dan kecerdasan buatan berada didalamnya untuk memaksimalkan berbagai potensi dan skenario yang dihasilkan secara multi-device dan serverless.

Skenario ini menjadi sangat memungkinkan dengan adanya Microsoft Graph, fitur baru dan pengalaman baru di Windows 10 dan Office 365, Azure, dan Dynamics. “Aset” kalian nantinya juga akan ada di cloud yang memudahkan kalian dengan perangkat apapun untuk bergabung yang telah dipayungi dengan pertahanan mumpuni untuk membuat mobilitas produktif Anda tidak terganggu.

2 – Masa Depan Microsoft: Mixed Reality, Kecerdasan Buatan, dan Quantum Computing Berbasis Cloud

 Image result for ai mixed reality quantum computingSelain era Intelligent Edge dan Intelligent Cloud, Microsoft juga memiliki arah baru lainnya, yaitu fokus mereka di masa depan adalah Kecerdasan Buatan, Mixed Reality, dan Quantum Computing. Dimana, era ini akan menandai masa depan bagi bisnis yang sekaligus juga menghadirkan pengalaman baru bagi konsumen.  Terutama untuk mempercepat proses, visualisasi produk, dan pengembangan produk secara kolaboratif dan lebih cerdas.

Penutup

Related image

Bila kita melihat segala kemajuan Microsoft diatas, terlihat bahwa Microsoft semakin mencapai titik fokus dengan berbagai masa transisi, termasuk untuk mundur sepenuhnya dari hardware ponsel dan mengalihkan upayanya untuk membuat Android dan iOS menjadi lebih baik untuk saat ini, dengan lebih terhubung ke Windows 10.

Begitu juga untuk berfokus penuh untuk mempercepat pertumbuhan cloudnya yang hasilnya mulai terlihat dengan lebih cepatnya Microsoft untuk mencapai target run-rate sebesar $20 miliar pada laporan keungan terakhir.

Untuk hardware seperti Surface memang masih belum ada hal besar baru karena lebih berfokus untuk meningkatkan peforma dan kualitas. Begitu juga untuk HoloLens, yang masih belum ada kabar untuk penerusnya. Namun, setidaknya kini tersedia di 29 negara tambahan. Sementara untuk Xbox, Microsoft memberikan upgrade yang begitu besar dengan Xbox One X yang mampu menjalankan pengalaman True 4K untuk gaming dan hiburan lainnya melalui kekuatan 6 Teraflops yang dimilikinya.

Di 2018, masa transisi ke Cloud dan Kecerdasan Buatan akan terus berlanjut, disamping pengembangan untuk Quantum Computing, Windows 10 juga akan terlihat lebih modern dan memangkas atau memodernisasi hal-hal yang dianggap telah “kuno”, untuk membuat Windows 10 memasuki era modern, mobile, dan fleksibel atau modular.

Jadi, demikian postingan kami, yang me-recap berbagai kemajuan besar Microsoft di 2017. Siapkan diri kalian untuk melihat berbagai hal besar dari Microsoft di 2018 mendatang 😉

Sekarang, bagaimanakah pandangan kalian sendiri soal Microsoft di 2017? dan apa harapan kalian untuk Microsoft di 2018? 😉