Microsoft baru saja mendapat persetujuan paten untuk  produk layar lipat. Kali ini soal upaya Microsoft memberikan solusi kamera baru untuk kategori produk baru ini.

Salah satu yang mengganjal dalam produk layar lipat adalah kamera yang mana bagian depan dapat menjadi bagian belakang. Kemudian, jika dalam kondisi terlipat apapun yang ada dibagian belakang tidak dapat dioperasikan, terutama kamera.

Salah satu solusi yang dapat dibilang umum dalam mengatasi masalah ini adalah menjadikan kamera depan menjadi satu-satunya kamera. Tentu saja dengan kemampuan yang superior karena menjadi kamera utama yang dipergunakan oleh pengguna.

Kini, Microsoft memiliki solusi mereka sendiri dalam mengatasi hal ini. Dimana, Microsoft menggambarkan ide mereka untuk membuat kamera terpisah dalam dua segmen. Salah satunya adalah sebagai kamera belakang seperti penunjuk nomor 631 dalam gambar pertama dengan lensa besar. Selain itu, ada kamera kedua yaitu di nomor 636 dibagian belahan lain dari perangkat. Jadi, ini akan menutupi kamera utama ketika dalam posisi tertutup dan secara otomatis beralih ke kamera yang memiliki bidang pandang yang lebih kecil.

Melalui cara ini sebuah kamera dapat menjadi kamera depan dan belakang yang masing-masing dimaksimalkan sesuai bidangnya. Cara ini juga dapat membuat perangkat lebih tipis dikarenakan membagi segmen komponen kamera dalam dua bagian perangkat.

Tidak hanya itu saja, Microsoft juga berencana untuk membuat kameranya memiliki sistem kerja ala periskop. Dimana kamera disusun menyamping dengan sebuah “kaca mini” untuk membawa cahaya dari luar yang akan meningkatkan hasil tangkapan pengguna. Lagi-lagi untuk membuat komponen kamera tidak sebegitu berpengaruh untuk ketebalan perangkat.

Microsoft juga mendapatkan paten lainnya yang terlihat seperti ponsel pada umumnya. Hanya saja, perangkat ini lebih condong sebagai ponsel camera-centric yang mana dapat membuat dua kamera dapat bekerja menjadi satu atau sendiri-sendiri.

Paten ini memiliki gambaran umum sebagai berikut:

“Membagi perangkat elektronik dengan kamera yang diungkapkan. Spesifikasi saat ini menyediakan implementasi perangkat dengan dua atau lebih komponen dan elemen kamera yang terintegrasi paling sedikit [dalam] dua bagian ini. Perangkat memiliki mode kerja yang berbeda tergantung pada posisi relatif dari elemen kamera. Dalam mode pertama, elemen kamera disejajarkan satu sama lain untuk bekerja sama sebagai kamera, dan pada mode kedua, elemen kamera yang mencakup elemen optik bersifat pasif dan tersembunyi oleh penutup mekanis, sedangkan elemen kamera dengan sensor gambar mungkin tidak bekerja atau [dapat] terus bekerja mandiri sebagai kamera”. Struktur dan gerakan flap mekanis juga akan dibahas dalam deskripsi lanjutan.

Melihat berbagai hal ini, tampaknya 2018 akan menjadi tahun yang sangat menarik untuk ditunggu 😉

Nah, sekarang bagaimanakah pendapat kalian soal solusi kamera baru dari Microsoft ini?

 

  • Rabbil AR

    tetep masih menunggu design official dari Microsoft nya