Seperti yang kita ketahui, lambat-laun teknologi AI/Kecerdasan Buatan semakin memiliki peran besar di kehidupan kita. AI dapat menjadi asisten dalam keseharian kita seperti menjadwalkan pertemuan, mengakses lebih banyak info secara instan, dan masih banyak lagi. Tapi masalahnya, bagaimana menangani sekian banyak data tanpa membuat kinerja melambat dan menghabiskan banyak baterai?

Itulah kenapa Microsoft hari ini memamerkan salah satu teknologi baru yang akan dibenamkan di HoloLens generasi berikutnya. Jawaban Microsoft adalah lewat desain chip untuk kacamata HoloLens extra-AI yang menganalisis apa yang pengguna lihat dan dengar di sana pada perangkat daripada membuang mikrodetik berharga yang mengirim data kembali ke cloud. Prosesor baru, versi Holographic Processing Unit 2.0 yang ada, diluncurkan di sebuah acara di Honolulu, Hawaii, hari ini. Sekadar info, acara ini bernama CVPR/Computer Vision and Pattern Recognition.

Chip sedang dalam pengembangan dan akan disertakan dalam versi HoloLens berikutnya. Hanya saja Microsoft masih bungkam soal kapan peluncurannya, meski rumor beberapa bulan lalu yang beredar mengarahkan ke tahun 2019. Tapi, bisa jadi sedikit lebih cepat melihat sudah dipamerkannya chip ini.

Dalam unjuk kekuatan pada tahun lalu, Microsoft mampu menerjemahkan 5 juta artikel dalam Wikipedia English ke Spanish dalam waktu hanya sepersepuluh dari satu detik. Ini adalah hasil upaya dari pembelian chip dari Altera yang merupakan anak perusahaan Intel. Kemudian Microsoft  menyesuaikannya untuk tujuan sendiri menggunakan perangkat lunak, kemampuan yang unik untuk jenis chip itu.

“Kami menganggap ini sangat serius,” kata Doug Burger, seorang insinyur terkemuka di Microsoft Research, yang bekerja pada strategi pengembangan chip perusahaan untuk cloud. “Aspirasi kami adalah menjadi Cloud AI No. 1.”

Chip HoloLens yang baru akan membuat itu jauh lebih mungkin. Kata Chief Technology Officer Microsoft Kevin Scott: “Kami benar-benar membutuhkan silikon khusus untuk membantu beberapa skenario dan aplikasi yang sedang kami bangun.”

Sudah jelas bahwa kecerdasan buatan yang hidup di produk Microsoft Devices akan menjadi upaya Microsoft untuk menyaingi Google dan Apple di dunia AI ini. Terutama untuk tujuan yang membuat kalian dapat melakukan dan meraih lebih. Teknologi ini dirancang memang bukan untuk menggantikan manusia, tapi lebih kepada membuat mereka lebih produktif.

Nah apa pandangan kalian soal inovasi terbaru Microsoft ini?

 

 

  • @FahruRawhaf

    Lama kelamaan satu per satu teknologi canggih yang biasanya hanya kita lihat di film, kini semuanya akan terwujud dalam dunia nyata. Wow.. It’s amazing..