Sudah beberapa minggu ini Microsoft telah memulai perubahan dari “Windows Store” menjadi “Microsoft Store” yang diawali oleh pengguna Insider. Kini Microsoft telah memulai tahap perluasan jangkauan perubahan ini sehingga dapat dinikmati lebih banyak konsumen. Meskipun begitu, update ini masih berjalan secara bertahap dan tidak serentak, sehingga konsumen yang belum dapat harap bersabar dulu.

Beberapa pengguna yang sudah menggunakannya merasakan bahwa ini tidak sekadar rebranding tapi membuat aplikasi berjalan lebih cepat. Belum lagi peningkatan-peningkatan dalam Fluent Design, transpanrasi dan animasi dalam aplikasi yang diinginkan.

Rebranding ini sebenarnya lebih ditujukan untuk melebarkan sayap produk yang ditawarkan Microsoft, jadi tidak lagi berfokus hanya pada produk dan layanan Windows saja. Tapi juga hardware seperti Surface dan Xbox beserta aksesoris yang tersedia, atau layanan Microsoft lain seperti Office.

Ada suatu kemungkinan besar kalau Microsoft akan membawa Microsoft Store ini ke platform lain. Jadi, akan mempermudah pengguna iOS dan Android misalnya memiliki akses mudah untuk mendapatkan dan menggunakan layanan Microsoft ditambah hardware yang tersedia.