Kalian mungkin masih bertanya, mengapa Microsoft harus mencintai iPhone & Android ? sebuah sistem operasi yang bisa dibilang menjadi saingan besar Windows Mobile. Pada dasarnya, pertanyaan yang kamu ajukan itu bukan lah hal yang harus diperdebatkan, seperti yang banyak kalian katakan ‘Mengapa aplikasi-aplikasi Windows harus ada di Android atau iPhone’.

Seperti yang kita tahu, Windows 10 Mobile sudah memasuki mode perawatan dimana dukungan nya akan berakhir pada tahun 2019 nanti. Di tahun itu secara otomatis Windows 10 Mobile tidak lagi mendapat update keamanan maupun dukungan secara langsung dari Microsoft. Disisi lain, Microsoft justru semakin gencar merilis aplikasi-aplikasi nya ke kedua platform iPhone maupun Android. Dua sistem operasi yang menjadi saingan berat Microsoft dengan Windows 10 Mobile nya.

Saya akan katakan ini adalah sebuah investasi yang brilian, mengapa ?. Microsoft seperti sudah tahu apa yang akan terjadi pada platform Windows 10 Mobile. Seolah fitur-fitur baru yang dirilis ke kedua platform itu (iPhone & Andorid) menjadi bumerang untuk fans Windows sendiri. Meskipun ini terjadi sebelum Microsoft memperkenalkan Windows Phone pada kalangan luas, tapi tetap saja menjadi bumerang.

Mengapa Microsoft Menghapus Dukungan Aplikasi Android dari Ponsel Windows ?

Ketika akhir tahun 2017, kita mendapati kabar bahwa Microsoft tidak lagi fokus pada Windows 10 Mobile. Seolah pernyataan di atas dijawab dengan sendiri nya oleh keadaan yang banyak di kecam. Dari sini kita tahu mengapa Microsoft harus mencintai iPhone dan Android, katakan saja ‘Investasi’. Berinvestasi di kedua platform tersebut menjadi salah satu cara yang relevan jika Microsoft masih ingin berbisbis pada ranah Mobile.

Dalam hal ini, saya akan menjabarkan poin-poin apa saja yang membuktikan Microsoft memang harus berinvestasi pada iPhone dan Android :

Pengguna Yang Besar

Tidak bisa dipungkiri jika pengguna Android dan iPhone sangat lah besar, kedua platform ini hampir menguasai 99% user smartphone di dunia. Rasanya sangat sulit untuk memangkas angka ini dalam waktu dekat, sebab Blackberry & Windows Mobile yang diharapkan menjadi pengganggu tidak bisa berbuat banyak.

Data yang kami dapat dari Kantar per-desember 2017, Sistem Operasi Android mempunyai pangsa pasar sebesar 60% dan iOS sebesar 39% di seluruh dunia. Dengan alasan inilah masuk akal jika Microsoft berinvestasi sangat agresif di kedua platform ini. Sangat menguntungkan Microsoft jika memang mereka masih ingin bertahan pada ranah Mobile, walau tidak dengan sistem operasi mereka sendiri.

Windows vs Linux, Mana yang Lebih Baik ?

Siapa yang akan menyangka jika nanti pada akhirnya Microsoft memutuskan untuk membuat ponsel Android. Semua ini masih terlihat masuk akal, perusahaan besar akan melihat potensial yang besar untuk menambah pemasukan mereka. Microsoft sudah melakukan nya pada sisi Aplikasi, dan tidak mungkin itu akan terjadi pada segi ponsel. Sekali lagi ini adalah masalah uang, dan kita akan membahas nya di poin kedua.

Uang Yang Besar

Dengan penguasaan pasar sebesar 99%, rasanya menjadi masuk akan jika Microsoft mencari pelanggan baru pada kedua platform ini. Android & iOS cukup membantu Microsoft untuk mempertahankan eksistensi mereka di ranah Mobile, sebelum akhirnya mereka akan memutuskan langkah baru pada Windows Mobile nya.

Perputaran uang yang sangat besar cukup jelas mereka lihat, itulah mengapa mereka semakin agresif untuk berinvesatasi. Dengan memiliki aplikasi yang hampir memenuhi kebutuhan pengguna, tentu saja semakin banyak pelanggan yang mereka dapat kan. Dan tentu saja ini akan berimbas pada pendapatan perusahaan, meski tidak begitu besar.

Saya sedikit menghitung angka kecil yang Microsoft dapatkan dari kedua platform ini, anggap saja ini adalah pendapatan Microsoft yang di dapat hanya di satu negara. Andai satu negara dengan jumlah penduduk 100 juta dan 60 juta pengguna menggunakan aplikasi Microsoft. Jika per-pengguna membayarkan Rp. 10.000 saja, sudah berapa uang yang Microsoft dapatkan.

Aplikasi Yang Besar

Ekosistem Mobile dibangun dengan aplikasi yang besar pula, ini yang menjadi alasan mengapa Andorid & iOS sangat berhasil. Sementara Windows 10 Mobile sangat sepi aplikasi yang membuat OS ini tidak mampu bersaing. Dengan kata lain, lebih banyak aplikasi lebih banyak pengguna dan lebih banyak pengguna tentu lebih banyak uang.

Mengenal Apa itu Teknologi Blockchain di Bitcoin, Kalian Wajib Tahu

Dari data yang saya dapat melalui App Annie, pada tahun 2017 saja kedua toko (App Store & Google Plat Store) pengguna menghabiskan hampir $17 miliar untuk membeli aplikasi. Angka yang sangat besar bukan, dengan ini saya katakan Microsoft pintar dalam membaca keadaan. Meskipun di sisi lain mereka harus menerima kritikan pedas dari beberapa fans Windows.

Sekali lagi ini akan berakhir pada uang, Microsoft adalah mesin pencetak uang yang harus mengambil langkah berani untuk melihat pandangan ke depan. Sama seperti perusahaan lain nya, uang adalah segala nya bagi mereka. Dan sekarang kita tahu, Android & iOS adalah mesin uang untuk Microsoft.