Setelah kemarin sempat melaporkan 4 perangkat Windows 10 on ARM dengan Snapdragon 850, kini muncul berita yang lebih menghebohkan lagi, bahwa ASUS tengah menguji perangkat dengan kodenama “Primus” yang menggunakan Snapdragon 1000. Hubungan kuat Microsoft dengan Qualcomm inilah yang menyebabkan adanya percepatan proses pengembangan chip Snapdragon untuk Windows 10 yang dapat semakin menyaingi Intel.

Dirancang eksklusif untuk perangkat Windows 10 pn ARM, CPU ini akan memiliki daya disipasi yang lebih dekat dengan prosesor Intel daripada chip ARM sebelumnya, yang mana chip ini dikabarkan berada sekitar 6,5 watt, sebanding dengan chip Intel Core Y Generasi ke 7 yang mencapai sekitar 7 watt.

Bila menurut laporan yang beredar, platform Snapdragon 1000 ini akan selesai pada sekitar musim gugur 2018 mendatang, dengan peluncuran produk yang diperkirakan hadir di paruh pertama 2019 nanti, bersamaan dengan Snapdragon 855 untuk ponsel yang mulai bermunculan.

Dikarenakan dimensi laptop atau perangkat 2 in 1 lebih lebar, membuat pendinginan chip yang lebih bertenaga menjadi lebih mudah, dan membuat Qualcomm dapat menjadi lebih mudah untuk menghadirkan chip yang kompetitif dengan buatan Intel. Meskipun demikian, masih belum jelas, apakah perangkat dari ASUS ini duo layar seperti Surface “Andromeda” dan Dell “Januss”, atau perangkat 2 in 1, atau laptop pada umumnya.

Meskipun demikian penamaan “Snapdragon 1000” beserta rencananya dapat berubah sewaktu-waktu, yang dapat juga memperhitungkan dari faktor waktu pengembangan antara Microsoft dan Qualcomm, karena bila dilihat-lihat perangkat Windows berbasis ARM lebih cocok untuk generasi perangkat baru dengan “Windows Core OS” baik “Andromeda” untuk pengalaman mobile, “Polaris” untuk pengalaman PC modern, dan “Oasis” untuk holografis.

Sekarang, apakah tanggapan kalian soal ini? Semakin tertarik untuk melihat perkembangan produk Windows 10 on ARM?

Please Login to comment
avatar
  Subscribe  
Notify of