Microsoft Azure SphereMicrosoft baru-baru ini mengumumkan sistem operasi baru, tapi ini bukan dari keluarga Windows melainkan Linux. Yaps, ini dia Azure Sphere, sebuah sistem operasi berbasis kernel Linux yang di khususkan untuk perangkat IoT (Internet of Things).

Azure Sphere mengkombinasikan perangkat keras, perangkat lunak dan konektifitas untuk menyediakan layanan end-to-end yang aman untuk IoT. Karena basisnya adalah Iot, penggunaan Azure Sphere meliputi perangkat rumah tangga, gadget hingga peralatan industri.

Arsitektur Azure Sphere OS
Arsitektur Azure Sphere OS

“Setelah 43 tahun, ini adalah hari pertama yang kami umumkan dan akan mendistribusikan sebuah kernel Linux kustom” kata Presiden Microsoft Brad Smith.

Azure Sphere bukanlah sistem operasi yang dapat kamu download dan terinstal pada perangkat pc, seperti yang kamu lakukan pada windows atau linux. Azure Sphere adalah solusi untuk perangkat keras dan perangkat lunak yang hadir dalam sebuah chip.

 

Sekali lagi, ini bukanlah software yang dapat kamu download dan dijalankan pada komputer, melainkan sebuah chip kecil yang disebut mikrokontroler (MCU). Azure Sphere akan tertanam langsung dalam sebuah chip khusus untuk memberikan perlindungan lebih pada perangkat berbasis Iot.

Seperti yang kita ketahui, perangkat IoT sangat rentan terhadap serangan hacker yang memanfaatkan koneksi internet. Inilah satu kelemahan IoT, meskipun saya mengakui IoT akan berkembang pesat karena tingginya mobilitas.

Lalu, Mengapa Harus Linux ?

Perdebatan mungkin akan terjadi dan sudah pasti terjadi, khususnya untuk fans Windows dan pertanyaan yang muncul pertama kali adalah “Mengapa Harus Linux ?”. Salah satu alasan mengapa Microsoft memilih Linux dan mengabaikan Windows adalah sumber daya yang kecil.

Fitur keamanan Azure Sphere
Fitur keamanan Azure Sphere

Perangkat berbasis IoT kurang tepat untuk ditanamkan pada Azure Sphere dengan basis Windows, karena penggunaan sumber daya yang terlalu besar. Dampak nya akan berimbas pada penggunaan perangkat itu sendiri. Di pilih Linux karena penggunaan sumber daya yang digunakan jauh lebih kecil dan intensif.

Rob Lefferts, Microsoft’s partner director for Windows enterprise and security berkata : “Windows IoT berjalan pada unit mikroprosesor (MPU) yang memiliki setidaknya 100x kekuatan MCU. Kernel Linux yang digunakan Microsoft dalam Azure Sphere IoT OS dibagi di bawah lisensi OSS sehingga mitra dapat dengan cepat mengaktifkan inovasi baru.”

Sementara itu, gelombang pertama chip Azure Sphere OS sedang diperkenalkan oleh MediaTek. MCU ini adalah perangkat komputasi ARM-A7 bertenaga rendah yang dijalankan pada 500MHz, adaptor Wi-Fi, dan perangkat keras lainnya.

Selain itu, Microsoft juga mengatakan bahwa perangkat IoT ini dapat berjalan di layanan Azure serta dari cloud lain, seperti Amazon’s AWS contohnya.

Please Login to comment
avatar
  Subscribe  
Notify of