Satya Nadella

 

Microsoft Indonesia baru saja usai menyelenggarakan acara pertemuan para developer se-Indonesia kemarin (Kamis, 26 Mei 2016). Event seminar yang bertajuk Microsoft Developer Festival atau DevFestID tersebut digelar di Ballroom Hotel Ritz-Carlton, Pacific Place, Jakarta. Lewat event inilah CEO Microsoft Satya Nadella untuk pertama kalinya hadir di Indonesia dan berbicara mengenai perkembangan teknologi digital Microsoft.

Acara #DevFestID dimulai sejak pukul 9 pagi. Ruang seminar hotel yang berkapasitas lebih dari 1200 kursi terisi penuh oleh hadirin yang merupakan para aktivis teknologi dan juga para developer yang telah mendaftar sejak beberapa pekan lalu. Acara tersebut juga turut disaksikan oleh lebih dari 2.000 orang mahasiswa yang tersebar di lima kawasan terpencil di Indonesia secara live-streaming melalui Skype. Yuk, simak galeri foto-foto berikut ini :

 

Acara #DevFestID ini mengusung tema “Tomorrow’s Innovations for Today’s Developers”. Sebelum CEO Microsoft yang berasal dari India tersebut berpidato, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Republik Indonesia Rudiantara mengawali acara festival ini dengan pidato kunci (keynote speech) selama lebih kurang 30 menit. Rudiantara mengatakan, “Indonesia membutuhkan orang-orang melek teknologi yang tidak hanya menjadi konsumen saja, tetapi juga produsen – menyediakan layanan yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat luas. Untuk itu, kami membuka pintu bagi para investor yang siap menjadi mentor dari calon-calon developer dan technopreneur Indonesia, agar dapat memahami kebutuhan lokal bersama, serta membantu memberikan dana yang sesuai dengan kebutuhan tersebut.”

Selain Satya Nadella, ada sejumlah tokoh penting lainnya yang akan menjadi pembicara yang mengisi event ini. Mereka ialah :

  1. Dave Miller, Developer Experience and Evangelism Director, Microsoft Asia Pasifik (APAC) yang berbicara perihal “Evolve Your Business Through the Cloud.” Kemudian dilanjutkan oleh
  2. Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Indonesia. Disusul kemudian dengan keynote speech yang disampaikan oleh
  3. Andhika Nugraha, Technology Solution Professional, Microsoft Indonesia yang menjelaskan tentang “App Service, Containers, and more: Deploying Scalable Apps on Azure.” Disusul kemudian oleh
  4. Ahmad Masykur, Software Architect and System Development Lead, Indonesia Epson Industry, yang berbicara mengenai “Modern Web: Mobile First Design with ASP.” Berikutnya lagi ada
  5. Marcus Nugroho, Technology Solution Professional, Microsoft Indonesia yang menyampaikan materi bertema “From Data to Decision with Advanced Analytics”. Kemudian dilanjutkan lagi oleh
  6. Abhisek Narain, Technical Evangelist, Microsoft India dengan membawakan materi berjudul “Cross-platform Mobile Development using Xamarin”.

 

Satya Nadella 2

 

Satya Nadella dalam forum ini menegaskan bahwa Microsoft berkomitmen untuk mendukung penuh dan memberdayakan komunitas para developer di Indonesia, dan juga mendukung keberlangsungan serta kesuksesan bisnis dan pertumbuhan usaha di Indonesia. Bagaimana pun juga perkembangan bisnis di masa depan akan bergantung pada peran para developers dan programmers. Satya juga menjelaskan bagaimana teknologi komputasi awan (cloud computing) dan sejumlah teknologi terintegrasi lainnya dapat membantu suatu bisnis untuk tumbuh dan berkembang. Dengan dominasi era mobile-first, cloud-first yang semakin meningkat, para developer diharapkan dapat memainkan peran secara signifikan dalam membantu sebuah organisasi menghadapi transformasi digital. “Misi kami di Microsoft adalah untuk memberdayakan setiap orang dan semua organisasi di seluruh dunia untuk dapat mencapai lebih banyak hal,” ujar Satya Nadella, CEO Microsoft. “Untuk dapat mencapai misi ini, kami perlu memberdayakan seluruh developer di Indonesia dengan bantuan teknologi dan platform yang memungkinkan mereka untuk mengekspresikan kreativitas mereka serta mengubah dunia.” Kemudian Andreas Diantoro, President Director, Microsoft Indonesia menambahkan, “Kami sangat bangga dapat bekerja sama dengan komunitas developer lokal dalam berbagai inisiatif serta platform kami – memberdayakan mereka untuk terus berinovasi serta melakukan lebih banyak hal bagi diri sendiri maupun lingkungan di sekitar mereka.”

Dalam acara ini, Microsoft juga menggarisbawahi inisiatif serta program perusahaan yang dapat dinantikan oleh para developer. Di Indonesia sendiri, Microsoft telah bekerja sama dengan LSM lokal yakni Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) Foundation, untuk menjalankan “Indonesia M-Powered”, sebuah program jangka panjang yang menargetkan 500 startup untuk berpartisipasi dalam BizSpark pada tahun 2020. BizSpark merupakan program inisiatif perusahaan yang memberikan dukungan terhadap perkembangan bisnis lokal dengan menyediakan berbagai fasilitas seperti akses internet gratis ke layanan komputasi awan, perangkat lunak, serta pelatihan. Selain BizSpark, program Indonesia M-Powered juga bertujuan untuk menghubungkan 10.000 orang lulusan SMA, SMK, dan universitas yang berasal dari keluarga kurang mampu dengan pekerjaan di perusahaan-perusahaan startup.

Indonesia M-Powered juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan ilmu komputer di Indonesia dan membuat anak-anak yang tinggal di wilayah terpencil dapat mengakses materi pendidikan secara lebih mudah. Agar bisa mencapai hal tersebut, Microsoft telah menyokong dana tunai sebesar USD 81.000 (sekitar Rp 1.105.994.250) kepada Kelase, sebuah startup lokal, untuk mengembangkan beragam konten dan solusi pendidikan yang dapat diakses dengan bandwith rendah atau bahkan secara offline di Indonesia. Dengan segudang sarana dan layanan Microsoft ini, para developer dapat membuat aplikasi di setiap platform serta memungkinkan mereka untuk melakukan coding sesuai dengan cara yang mereka inginkan sehingga bisa menjangkau konsumen sebanyak mungkin.

Program tersebut juga akan menjangkau 20.000 orang lulusan lainnya serta membekali mereka dengan berbagai keahlian yang nantinya dapat menjadikan mereka seorang technopreneur sukses di masa depan. Sebagai langkah awal, Microsoft bersama YCAB Foundation telah mengembangkan sebuah job platform bernama GenerasiBisa.id untuk mempertemukan para pelajar lulusan SMA dan SMK dengan para pencari kerja, serta untuk mengembangkan kemampuan para lulusan tersebut melalui rangkaian kelas dan berbagai artikel yang bisa diakses secara online.

Microsoft juga membantu para developer untuk dapat membuat aplikasi yang sesuai dengan era cloud saat ini serta evolusi cloud di masa mendatang. Dengan demikian Microsoft berada dalam posisi unik karena perusahaan software terbesar ini menjadi satu-satunya penyedia layanan cloud yang mendukung seluruh organisasi dan developer dalam hal layanan infrastruktur utama, sarana dan layanan platform, hingga Software-as-a-Service (SaaS), dengan fleksibilitas aplikasi yang dapat dibangun dan dijalankan dalam bahasa apa pun serta dengan platform apa pun.

Selain acara seminar, event yang telah berlangsung kemarin ini juga diramaikan dengan ajang coding untuk anak-anak dan acara hackathon media digital.

Apakah di antara pembaca ada yang ikut hadir juga di acara kemarin? Syukurlah kalau ada yang bisa hadir. Silakan bagikan pengalamanmu di sini ya tentang acara kemarin. Yang ngga sempet hadir, jangan khawatir. Kamu tetep bisa mengikuti jalannya acara ini dan apa saja yang dibahas oleh Satya Nadella dan pembicara lainnya melalui siaran live stream DI SINI.  *****

 

(Dari berbagai sumber; Thanks to Microsoft Lovers for Notes and pictures)

Please Login to comment
avatar
  Subscribe  
Notify of