Microsoft HoloLens

Microsoft tampaknya bersiap untuk mempersiapkan HoloLens 2 yang dijadwalkan hadir (atau bahkan, tersedia) di awal 2019 mendatang, yang sebenarnya merupakan versi ketiga dari HoloLens, karena peningkatan teknologi di versi kedua yang dijadwalkan meluncur di 2017 tidak terlalu signifikan sehingga akhirnya dibatalkan.

Menurut dokumen yang berhasil dilihat oleh Thurrott, HoloLens 2 yang memiliki kodenama “Sydney” ini akan jauh lebih nyaman digunakan yang menandakan ukuran yang lebih kecil dan ringan, serta Field of View yang lebih lebar untuk membuat pengguna dapat lebih menikmati konten holografis, dan yang lebih penting lagi, harganya akan jauh lebih terjangkau.

Dalam dokumen tersebut, Microsoft menandai pasar AR/MR sebagai “must-win market” yang menandakan bahwa Microsoft akan mengorbankan lebih banyak hal baik dalam hardware dan software yang berbasis Windows Mixed Reality ini, terutama setelah Microsoft tidak menuai sukses di pasar smartphone.

Dalam acara Build 2018, ketika CEO Satya Nadella memperkenalkan Project Kinect for Azure, Alex Kipman, yang merupakan pimpinan dari pengembangan Mixed Reality mengatakan bahwa teknologi ini dapat menambah kemampuan HoloLens versi berikutnya dalam postingannya di LinkedIn.

Sebelumnya, Windows Central sempat mengabarkan bahwa HoloLens 2 akan memiliki daya baterai yang lebih panjang, dukungan prosesor berbasis ARM disamping HPU 2.0 yang membuat HoloLens baru ini dapat bekerja jauh lebih cepat dan cerdas tanpa mengupload data ke cloud, adanya dukungan LTE, dan berbasis Windows Core OS “Oasis”.

Tidak mengejutkan apabila HoloLens 2 ini akan diperkenalkan bersamaan dengan “Andromeda” di penghujung tahun 2018 nanti, yang sepertinya akan memberikan gambaran lingkungan kolaboratif di masa depan dengan kedua perangkat tersebut dan ditambah Surface Hub 2.

Sekarang, apakah tanggapan kalian soal kehadiran HoloLens 2 ini? 😉