Update Windows 10 mungkin sedikit membawa masalah bagi sebagian pengguna, contohnya untuk kamu yang tidak memiliki koneksi internet lebih baik. Hal ini sedikit menimbulkan masalah khususnya untuk orang indonesia yang pemerataan jaringan internet belum sepenuhnya tercorver.

Microsoft sudah mendengar masukan-masukan untuk memperbaiki masalah ini, seperti yang kita tahu, pembaruan besar Windows 10 selalu terjadi 2 kali dalam 1 tahun. Ini belum seberapa jika kamu mengikuti program insider yang pembaruan nya bisa 2 sampai 3 kali dalam sebulan. Tentu saja ini akan menguras cukup banyak kuota, belum lagi file pembaruan yang terbilang cukup besar.

Microsoft sebenarnya sudah mengatasi hal ini agar ukuran file bisa di perkecil, yakni dengan UUP atau disebut (Windows Unified Update Platform). Sebuah Update yang dikirim dari UUP hanya menghadirkan beberapa hal yang diubah pasca update terakhir sehingga ukuran file jauh lebih kecil. Dan bagi pengguna Windows 10 setelah mendapatkan Creators Update maka anda mendapatkan download 65% lebih cepat.

Tapi ini belum membuahkan hasil, karena masih menemukan titik masalah dimana jika terjadi error saat proses download otomatis Windows akan mengulang proses download windows update dari awal. Inilah masalah yang mana masih dicarikan solusinya oleh Microsoft, sebab ini akan berdampak pada kenyamanan pengguna.

Untuk itu Microsoft tengah mengerjakan suatu mekanisme baru pada saat proses download pembaruan Windows nantinya bisa di resume. Itu artinya kamu bisa melanjutkan proses download tanpa harus mengulang nya dari awal. Mekanisme seperti ini sebenarnya sudah hadir lebih dulu pada Windows 10 Upgrade Assistent dan kini Microsoft mencoba membawa nya pada pembaruan Windows 10.