Kurang dari 2 hari lagi menjelang acara besar Microsoft yang bertajuk “Learn what’s next”. Melihat hashtagnya yaitu #MicrosoftEDU terlihat jelas bahwa acara ini akan berfokus soal upaya besar Microsoft didunia pendidikan. Bagaimana Windows 10, Surface, dan layanan cloud Microsoft dapat memaksimalkan penggunaan teknologi di sektor ini.

Yuk kita lihat apa saja kemungkinannya berdasarkan info yang beredar:

Surface Baru

Surface Book yang sangat premium (by Mashable)

Microsoft dikabarkan akan meluncurkan satu Surface baru. Surface itu bukanlah Surface Pro 5 dan Surface Book 2 karena dikabarkan belum siap meluncur begitulah menurut berbagai sumber terpercaya yang beredar.

Salah satu sumber dalam dari Windows Central mengatakan bahwa Microsoft telah memproduksi beberapa unit Surface baru sebagai unit demo di Microsoft Store segera setelah dipamerkan di acara itu. Surface itu dilabeli sebagai “Surface Laptop Computers”. Sebuah pertanda bahwa rumor bahwa akan ada laptop Surface yang bukan lepas-pasang seperti Surface Book akan meluncur.

Tanpa desain lepas-pasang tentunya dapat membuat produk ini dapat ditekan harganya. Apalagi produk ini menarget kalangan pelajar yang tentunya ingin produk yang terjangkau namun cepat dan aman.

Meskipun demikian, produk ini tetap akan menggunakan touchscreen sehingga pengguna dapat berinteraksi lewat fitur Windows Ink. Fitur Windows Ink ditambah dengan kemampuan Surface Pen dan Surface Dial tentunya akan menjadi fitur unggulan dalam upaya Microsoft melawan Chromebook di dunia pendidikan di AS. Soal prosesor sepertinya akan menggunakan Intel Core M/Y generasi ke 7, hal lain yang dapat menekan harga produk ini tanpa mengorbankan peforma.

Dan tentunya tidak, tidak ada Surface phone disini.

Windows 10 Cloud dan Office Win32 di Windows Store

Windows 10 Cloud tentunya akan menjadi fokus utama di acara ini. Windows 10 Cloud menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih aman karena pengguna akan diarahkan untuk menggunakan layanan Microsoft saja. Seperti Microsoft Edge, Cortana & Bing, Windows Ink, Office 365, Windows Store, dan lainnya. Karena hanya menggunakan layanan Microsoft, bisa jadi Windows 10 Cloud akan gratis lisensinya bagi produsen.

Windows 10 Cloud juga bisa menggunakan aplikasi Win32 layaknya PC melalui Windows Store sehingga lebih terjamin keamanan dan stabilitasnya. Suatu hal yang tidak dapat Chromebook lakukan. Fleksibilitas seperti ini tentunya sangat membantu bagi pelajar bukankah begitu? 😀

Seperti yang sempat kami beritakan beberapa waktu lalu. Microsoft mematenkan roaming profiles dimana pengguna dapat melakukan single log-in dengan Microsoft Account di device apapun dan secara otomatis aplikasinya tersedia untuknya. Adanya sebutan kemampuan log-in biometrik di keterangan paten ini juga menandakan kemungkinan hadirnya fitur Windows Hello.

Berbicara soal Windows 10 tentu tidak lengkap tanpa bicara soal Office, ya kan? Beberapa hari yang lalu kalian mungkin sudah melihat salah satu berita dari kami dimana Microsoft tengah berupaya menghadirkan aplikasi Office Win32/Full Desktop di Windows Store lewat Project Centennial. Microsoft menggunakan kodenama makanan untuk menghadirkan layanan Office ini, contohnya: Lunch=Paket Office 365, Sandwich=Word, Soup=Excel, dll.

Integrasi Office 365 for Education dan Microsoft Classroom akan berperan penting disini, dimana Microsoft akan menghadirkan pengalaman kaya untuk dunia pendidikan lewat integrasi cloud. Guru dapat mengetahui perkembangan skenario seperti pengerjaan PR muridnya sudah selesai berapa persen, memberi tugas secara online, dan semacamnya.

Kembalinya Joe Belfiore

Image result for joe belfiore

Mungkin beberapa dari kalian melihat Joe Belfiore tidak pernah tampil di acara Microsoft sekitar setahunan. Hal itu dikarenakan Joe Belfiore sendiri mengambil cuti untuk berlibur dan mendekatkan diri dengan keluarga. Joe Belfiore sejatinya sudah kembali akhir tahun lalu, dan baru-baru ini mulai membaur dengan publik.

Joe Belfiore kini memiliki tugas baru di Microsoft yang akan berfokus upaya Windows for Education. Berbeda dari sebelumnya yang sempat memimpin pengembangan Windows 10 untuk berbagai perangkat, apalagi kalian mungkin tahu kalau Joe Belfiore sebelumnya adalah ikon Windows phone di acara Microsoft.

Jadi jangan kaget kalau nanti speakernya akan berbicara “Ladies and gentlemen, please welcome Joe Belfiore!….”. Joe Belfiore sendiri juga merupakan salah satu pembicara yang difavoritkan fans Microsoft selain Panos Panay dan juga Brian Roper yang telah meninggalkan Microsoft. Melihat adanya kemungkinan Surface baru, bukan tidak mungkin Joe dan Panos akan menjadi pembicara di acara tersebut. Kemudian seperti biasa Satya Nadella akan menutup acara tersebut dan menyampaikan hubungan acara ini dengan misi Microsoft yaitu “Memberdayakan setiap orang dan organisasi untuk melakukan lebih dan meraih lebih”.

Live StreamMicrosoft “Learn what’s next” Event

Nah apa pandangan kalian? Sudah siap untuk acara Microsoft ini? 😀

 

Please Login to comment
avatar
3 Comment threads
4 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
5 Comment authors
RadialRandhikaMarc VuorinenLendoWhyu Wa Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Randhika
Guest
Randhika

Katanya OS sebelah apps-nya banyak, sedangkan WP disebut “miskin aplikasi”. Nih contoh akibat dari yang ngomong bangga2in aplikasi banyak, bikin orang jadi males gerak dan manja (termasuk mantan user WP yang move on ke sebelah). Hahaha…

Saya lebih mending makan langsung ditempat deh… enak, apalagi kalo sendirian, kadang bisa ngajak/diajak ngomong sama orang (bersosialisasi) 🙂
comment image

Lendo Lendo
Member
Lendo Lendo

Bagaimana nasib windows mobile 10?….wkwkw

Whyu Wa
Guest
Whyu Wa

Joe Belfiore, dia yang janji bahwa seluruh device lumia termasuk yg ber-RAM 512 bias update semua ke windows 10 mobile