Concept by David Breyer

Setelah berbagai publikasi paten dan rumor, serta beberapa fitur baru dari Windows 10 Redstone 5 yang merujuk pada semakin dekatnya kemunculan perangkat lipat dengan kodenama Andromeda ini, tampaknya fans Microsoft tampaknya justru perlu menunggu lebih lama lagi.

Menurut laporan dari ZDNet, faktor yang menghambat pengembangan Andromeda terletak pada masalah kualitas dan juga jadwal peluncuran Redstone 5 yang semakin dekat, serta adanya faktor yang lebih besar lagi, dimana Microsoft masih belum menemukan skenario penggunaan yang tepat untuk membidik audiens yang tepat dengan perangkat ini.

Meskipun begitu “Andromeda OS” sebenarnya terpisah dari versi Redstone 5 untuk PC, pengalaman di Andromeda benar-benar baru dan dapat menciptakan skenario penggunaan multi-perangkat Windows 10 “modern” seperti yang ada di Surface Hub 2 dan HoloLens 2. Itulah mengapa Microsoft tampaknya memerlukan waktu yang lebih lama untuk membuat segalanya siap digunakan bila akhirnya produk yang berbasis Andromeda OS ini meluncur.

Microsoft Juga Mempersiapkan Dukungan Lebih Banyak Aplikasi

Aplikasi Berbasis PWA (Progessive Web App) Mulai Berdatangan ke Microsoft Store

Microsoft juga berharap besar dengan hadirnya Progressive Web App (PWA), yang sebenarnya lebih ditujukan untuk perangkat mobile, bukan PC biasa. Tentu merupakan langkah yang tepat bila Microsoft menunda peluncuran Andromeda terlebih dahulu hingga lebih banyak aplikasi yang berbasis PWA bermunculan seperti Uber dan Twitter. Dukungan Fluent Design juga akan hadir untuk aplikasi PWA dan Win32, mulai Redstone 5 atau 6 nanti.

Concept by David Breyer

Selain itu, bila merujuk ke laporan ZDNet tersebut, Microsoft tampaknya ingin secara langsung menambahkan dukungan aplikasi Win32 dalam perangkat tersebut, tidak harus melalui Continuum yang hingga saat ini dikabarkan telah mendapat peningkatan signifikan untuk menjadi seperti PC pada umumnya, dan dirancang untuk Andromeda. Ini membuat perangkat ini dapat memiliki layar yang lebih besar sekitar 5-6 inch ketika dalam “mode ponsel” atau “mini laptop” dan 11-12 inch ketika dibuka lipatannya, yang memungkinkan perangkat ini mulai menggantikan posisi Surface Pro yang sebenarnya juga akan mendapat penyegaran desain di tahun depan.

Disisi lain, Snapdragon “1000” yang dirancang untuk menyaingi lini prosesor desktop milik Intel juga semakin mendekati peluncuran dan siap di paruh pertama 2019 bila tidak tertunda, membuat perangkat seperti ini mungkin perlu ditunda kembali.

Selain Microsoft, Dell juga mempersiapkan perangkat Andromedanya sendiri dengan kodenama Januss yang dirumorkan dapat hadir di CES 2019 bila juga tidak ada perubahan rencana, yang juga memiliki timeframe yang sama dengan kehadiran Snapdragon 1000.

Terlepas dari itu semua, mari kita tunggu apa yang akan diungkap Microsoft menjelang akhir tahun nanti, karena masih memungkinkan bila Microsoft tetap memperkenalkan Andromeda dengan peluncuran di 2019 nanti, bersamaan dengan Surface Hub 2 dan HoloLens 2. Melihat rumor ini belum sepenuhnya benar, karena dulu ZDNet juga mengabarkan bahwa Surface Book 2 akan tertunda ke 2018.

Sekarang, apakah tanggapan kalian soal kabar ini? 😉

 

Please Login to comment
avatar
  Subscribe  
Notify of