Concept Surface Andromeda
Concept Surface Andromeda

Microsoft dikabarkan tengah memfokuskan peluncuran Surface “Centaurus” yang merupakan versi jumbo dari Surface “Andromeda” sebagai produk unggulan yang akan memamerkan versi baru Windows yang lebih ringan, fleksibel, adaptif, dan segar, yang bisa jadi juga tidak menggunakan brand Windows sepenuhnya.

Sama seperti Andromeda, Centaurus dikabarkan juga sedang dalam masa pencarian apakah skenario penggunaan yang tepat dan dapat populer nantinya. Meskipun bila melihat laporan dari ZDNet, terlihat bahwa produk ini juga akan menjadi pesaing Chromebook di pasar edukasi dengan keunikan hardware Surface dan layanan Office, yang juga nantinya juga dapat dijadikan inspirasi bagi produsen Windows lainnya untuk menawarkannya diberbagai kisaran harga dengan kemampuan yang dapat dikelola, diubah fungsinya, atau diganti dengan mudah.

Hal yang membedakan Centaurus dengan Andromeda selain ukurannya yang tampaknya mendekati laptop, adalah perangkat ini berbasis Intel, yang membuatnya lebih memungkinkan untuk menjalankan aplikasi berbasis Win32 meskipun harus berasal dari Microsoft Store, karena menggunakan Windows Core OS yang modern.

Seperti Lenovo Yoga Book, perangkat ini juga akan memiliki keyboard dan trackpad ala laptop, namun secara virtual ditambah dengan dukungan haptics yang membuatnya lebih terasa begitu diketik.

Melihat Centaurus yang lebih dekat dengan kekuatan Microsoft di pasar PC, membuat Microsoft akan lebih memfokuskan peluncurannya ketimbang Andromeda yang lebih pocketable, pada akhir 2019 mendatang apabila sesuai dengan rencana yang ada saat ini, yang akan membuatnya menjadi salah satu perangkat dengan Windows Core OS pertama disamping HoloLens 2 yang dirumorkan meluncur di pertengahan 2019 dan upgrade Surface Hub 2X di 2020 mendatang.

Andromeda sendiri menurut Windows Central masih tetap dikembangkan, dan Microsoft masih berharap dapat meluncurkannya, namun penantian akan kehadirannya tampaknya akan memakan waktu lebih panjang lagi. Microsoft sendiri juga masih akan melihat respons Centaurus dulu sebelum mempertimbangkan untuk segera meluncurkan Andromeda tidak lama setelahnya.

Hal lain yang membuat Andromeda tertunda adalah soal aplikasi atau ekosistemnya, yang memang tidak mengejutkan. Aplikasi berbasis PWA sebenarnya juga semakin berkembang, namun masih belum benar-benar populer dan banyak yang tersedia di Windows. Itulah mengapa Microsoft kemungkinan akan masih berupaya meningkatkan kemampuan aplikasi PWA dan juga hubungannya dengan para developer. Disamping itu, Microsoft sendiri juga dikabarkan tengah mempertimbangkan dukungan aplikasi Android untuk Andromeda, meskipun belum ada informasi lebih lanjut mengenai ini dan apakah pengalamannya akan lebih baik daripada menggunakan Project Astoria yang telah diberhentikan.

Acara Build 2019 tampaknya akan menarik untuk ditunggu, dan dapat juga jauh lebih menarik ketimbang Build 2018 yang terkesan kurang berenergi bagi para pengamat dan jurnalis Microsoft. Ini dikarenakan, apabila sesuai rencana, Microsoft akan memperkenalkan Windows Core OS untuk kali pertama dan mempersiapkan para developer untuk memanfaatkannya.

Sekarang, apakah tanggapan kalian mengenai hal ini? 🙂

Please Login to comment
avatar
  Subscribe  
Notify of