Pertarungan produsen – produsen smartphone android kian memanas, terlebih lagi dengan banyaknya pemain – pemain baru yang bermunculan sekarang. Lalu bagiamana dengan Blackbarry yang kita tahu sedang berjuang dan tetap konsisten dalam pertempuran ini?.

Perusahaan asal kanada itu belum lama ini telah mengeluarkan produk terbaru mereka yaitu blackbery key2 dengan masih berpusat pada keyboard fisiknya yang menurut beberapa orang sangat bagus dalam menjalankan tugas dan menunjang produktivitas.

kami sempat berfikir bahwa kenapa Microsoft tidak bekerja sama dengan Blackberry saja, karena kita tahu bahwa kedua perusahaan itu memiliki perinsip yang sama, yaitu produktifias, keamanan dan bisnis.

Produktifitas, kemanan, dan bisnis

Pada saat peluncuran Blackberry Key2 di kota New York beberapa waktu lalu, Blackberry mengumumkan bahwa fokus dari smartphone mereka yaitu memudahkan kamu dalam melaksanakan tugas dengan cepat dan aman.

Fitur – fitur yang tertanam pada perangkat tersebut selalu berputar pada sistem keamanan, sebagai contoh :

  • Pengawas keamanan DTEK-nya.
  • Privacy Shade membuat sulit bagi orang lain untuk membaca layar kamu.
  • Mode redactor untuk memblokir materi sensitif.
  • Kirim foto ke loker, cegah penyimpanan cloud
  • Sebuah loker untuk menyembunyikan dan mengamankan aplikasi, dokumen, dan foto.
  • Dan banyak lagi yang lainnya.

kamu bisa membaca sendiri ulasannya di CrackBerry. Intinya adalah KEY2 melakukan keajaiban untuk Android dengan keamanan sedemikian rupa sehingga mereka yang bekerja di area sensitif dapat merasa jauh lebih aman dan lebih percaya diri dalam perlindungan datanya.

Tema yang lebih luas adalah KEY2 bukan ponsel yang mencolok, tidak bisa disebut sebagai Galaxy S9 killer yang hanya berfokus pada konsumen. Key2 harganya bahkan tidak murah dibandingkan dengan OnePlus atau sekelasnya, tapi Key2 adalah telepon bisnis sungguhan, dibangun dengan keamanan dan fokus untuk menyelesaikan pekerjaan ketika sedang bergerak.

Perangkat lunak BlackBerry KEY2 + Microsoft = Bersanding

Seseorang telah berbicara pada Blackberry, tetapi perwakilannya tidak memiliki jawaban mengapa Blackberry tidak bekerja sama dengan Microsoft lebih dekat lagi.

Microsoft diketahui memiliki beberapa aplikasi untuk Android termasuk Launcher, Skype, GroupMe, Office suite, Authenticator, OneDrive, Tim, Edge, Outlook, Wunderlist, To-Do, OneNote, Office Lens, dan Remote Desktop. kamu tidak akan salah untuk mengatakan bahwa semua aplikasi itu adalah aplikasi penunjang produktivitas.

Jadi mengapa tidak menyandingkan saja perangkat lunak itu dengan perangkat keras dan fitur keamanan KEY2?

Banyak pengguna KEY2 akan menginstal setidaknya beberapa dari aplikasi tersebut, karena mereka cukup sulit untuk melarikan diri jika mereka bekerja untuk perusahaan besar atau dikelola oleh departemen Teknologi dan Infomartika.

Masih ingat Samsung S8 ” Microsoft Editioin” ?

Microsot dan samsung bekerja sama dengan menaruh aplikasi mereka pada perangkat tersebut yang menurut kami itu hal yang tidak masuk akal, akan tetapi bagus untuk Microsoft daripada meniru Jalan Blackberry yang membuat Ponsel android.

Microsoft bahkan menjual Galaxy S8 di Microsoft Store nya. Jadi mengapa tidak KEY2? KEY2 sudah sulit menemukan Perusahaan Distributor samrtphone yang bersedia menaruh produk mereka pada rak penjualan.

Dan bagaimana dengan branding? Tumpuk saja nama Microsoft di sebelah BlackBerry, dan itu adalah momen yang besar. Semua orang akan mengerti mengapa keduanya bekerja bersama.

Microsoft dan BlackBerry pantas satu sama lain

Microsoft dan BlackBerry adalah dua perusahaan yang sama-sama kacau dalam bidang smartphone, Masing-masing berhak mendapat sebutan seperti itu karena Blackberry dan Microsoft tidak pandai dalam pengelolaan produk samrtphone mereka.

Karena Microsoft sekarang tidak berfokus pada pembuatan smartphone dan BlackBerry sedang berjuang untuk menjadi relevan, kedua perusahaan ini harus bekerja sama dan membuat ponsel Android yang fokus pada bisnis. Itu bahkan tidak harus mewah, cukup tempelkan seperangkat aplikasi bisnis Microsoft di smartphone, mungkin tambahkan beberapa fitur eksklusif Microsoft, jual di Microsoft Stores dengan beberapa Office 365 dan biarkan BlackBerry menangani hal-hal lain.

Apakah kemitraan semacam itu dapat menyelamatkan BlackBerry atau membuat Microsoft jauh lebih relevan di ruang ponsel cerdas? kami tidak yakin. Tetapi kedua perusahaan bisa mendapatkan keuntungan dari kemitraan. Setidaknya akan lebih menarik dan membuat KEY2 yang jauh lebih menarik bagi mereka yang mengenakan setelan bisnis.

Ayo, Microsoft, BlackBerry adalah Kanada, Tanya saja mereka. Bahkan jika mereka menolakmu, kami yakin mereka akan sangat sopan tentang hal itu.