Microsoft menutup Tahun Fiskal 2018 dengan pertumbuhan yang fantastis, di era dimana Microsoft sedang dalam transisi ke bisnis cloud, disamping terus meningkatkan fokus dalam gaming dan Surface.

Dalam triwulan terakhir ini, Microsoft sukses melebarkan jangkauan ketersediaan wilayah untuk Azure ke 54 wilayah yang masing-masing terdiri dari beberapa data-center, yang kedepannya akan memiliki dampak positif baik bagi Microsoft dan perusahaan lain yang menggunakan Azure. Disamping itu, Azure Sphere sebagai produk yang menggabungkan kekuatan hardware, keamanan, dan layanan cloud Microsoft juga terlihat memiliki momentum yang positif.

Layanan Microsoft 365 mendapat momentum positif, karena telah menjadi bisnis multi-miliar dollar bagi Microsoft. Terutama untuk memulai penetrasi dalam “Firstline Workers” yang merupakan pekerja yang lebih berada dilapangan dan terjun langsung baik di lingkungan ataupun konsumen. Disisi lain pengguna Windows 10 tengah mendekati 700 juta, Outlook Mobile telah menembus 100 juta pengguna di Android dan iOS,  dan 200.000 organisasi yang telah menggunakan Microsoft Teams.

LinkedIn kini memiliki lebih dari 575 juta pengguna aktif dengan pendapatan yang tumbuh 37%, disamping pertumbuhan sesi penggunaan sebesar 41% sebagai akibat dari peningkatan newsfeed, video, dan pesan-pesan yang saling dikirimkan, serta peningkatan penggunaan sesi mobile sebesar 55%.

Untuk Dynamics 365, terlihat ada peningkatan pesat sebesar 61%. Menandakan investasi Microsoft di Power BI, PowerApps, dan Flow sebagai platform aplikasi dan analitik baru, kini berhasil mendapatkan momentum signifikan dengan ISV dan pelanggan dari berbagai perusahaan.

Dalam gaming, Microsoft melihat ada pertumbuhan pesat dari layanan berlangganan Xbox Live yang kini memiliki 57 juta pengguna, Mixer yang telah menembus 20 juta pengunjung, dan pertumbuhan pesat dalam layanan baru Xbox Game Pass. Momentum ini akan terus berlanjut dengan akuisisi terhadap 4 studio game dan 1 studio game baru yang kini semuanya menjadi bagian dari keluarga Microsoft Studios.

Jadi, inilah laporan Triwulan 4 Tahun Fiskal 2018 oleh Microsoft:

  • Pendapatan Keseluruhan: 437,85 Triliun GAAP/Non GAAP (+17%)
  • Keuntungan Operasional: 151,28 Triliun (+35%)
  • Keuntungan Bersih: 129,5 Triliun (+10%)

Per-Divisi

#1 Produktivitas dan Bisnis
  • Pendapatan Total Divisi: 141,1 Triliun (+13%)
  • Pendapatan Office komersil dan cloud (+6%) Pengguna Office 365 Komersil (+31%)
  • Penggunaan Office 365 komersil (+29%)
  • Total pengguna Office 365 konsumen 31,4 juta
  • Office konsumen dan cloud: (+8%).
  • Dynamics: (+11%) Dynamics 365 (+61%)
  • LinkedIn: 21,2 Triliun (+37%)

#2 Kecerdasan Cloud

  • Pendapatan Total Divisi: 139,8 Triliun (+23%)
  • Server dan Cloud: (+26%)
  • Azure: (+89%)
  • Enterprise Services: (8%)
  • Tingkat Penggunaan Enterprise Mobility (+55%) ke 82 juta

#3 Windows dan Devices

  • Pendapatan Total Divisi: 157,25 Triliun (+17%)
  • Pendapatan Produsen Windows: (-3% Non Pro) (+14% Pro)
  • Pendapatan Windows untuk Komersil & Cloud (+23)
  • Pendapatan Surface 17,45 Triliun (+25%)
  • Pendapatan Ponsel: (?)
  • Gaming Keseluruhan: 33,45 Triliun (+39%)
  • Pendapatan Hardware Xbox: (?)
  • Pengguna Xbox Live: (+8%) ke 57 Juta Pengguna
  • Pendapatan Bing: (+17%)

Laporan Keuangan Microsoft Sepanjang Tahun Fiskal 2017

  • Pendapatan Total: 1606,4 Triliun (+14%)
  • Keuntungan Operasional: 510,6 Triliun (+21%)
  • Keuntungan Bersih: 241.5 (-35%) Triliun atau 440.76 (+18%) Triliun bila menghilangkan dampak dari “Reformasi Pajak”.
Pertumbuhan Tahun ke Tahun dalam Triwulan 4 Tahun Fiskal 2018 (CNBC)

Nah! Sekarang apa pandangan kalian soal hasil yang diraih Microsoft ini?

Please Login to comment
avatar
  Subscribe  
Notify of