Microsoft baru saja mengkonfirmasi bahwa pihaknya mengakuisisi GitHub senilai $7.5 miliar atau sekitar 104 triliun rupiah, yang merupakan akuisisi terbesar kedua dibawah CEO Satya Nadella.

GitHub adalah layanan repository raksasa yang telah menjadi sangat populer dengan developer dan perusahaan yang menempatkan seluruh proyek, dokumentasi, dan kode didalamnya. Apple, Amazon, Google, dan banyak perusahaan teknologi besar lainnya menggunakan GitHub. Ada 85 juta repositori yang ditempatkan di GitHub, dan 28 juta developer berkontribusi untuk mereka. GitHub sekarang akan dipimpin oleh CEO Nat Friedman, pendiri Xamarin, yang akan bertanggung jawab ke pimpinan grup Microsoft Cloud + AI, Scott Guthrie. CEO dan co-founder GitHub, Chris Wanstrath sekarang akan menjadi Technical Fellow di Microsoft, yang juga melapor ke Guthrie.

Terlihat jelas kenapa Microsoft ingin mengakuisisi GitHub. Microsoft sendiri telah menutup  pesaingnya GitHub, Codeplex, pada bulan Desember dan sekarang menjadi penyumbang utama GitHub, Microsoft kini 1.300 lebih karyawan yang secara aktif menghadirkan kode ke repositori GitHub. Popularitasnya di kalangan developer dapat membuat Microsoft mendapatkan kepercayaan dan rasa hormat yang sangat dibutuhkan dari developer.

Microsoft akan lebih dipercaya untuk digunakan dalam proyek dan source-control, hanya karena Microsoft sudah dipercaya di banyak layanan berbagai perusahaan. “Kami akan mempercepat penggunaan developer perusahaan dari GitHub, dengan saluran penjualan langsung dan saluran mitra kami serta akses ke infrastruktur dan layanan cloud global Microsoft,” kata CEO Microsoft Satya Nadella.

Bagi yang khawatir, ada banyak alasan untuk melihat ini sebagai hal positif untuk pengguna Microsoft dan GitHub. Microsoft telah secara aktif mendorong teknologi open source, dan Microsoft telah membuat PowerShell, Visual Studio Code, dan mesin Microsoft Edge JavaScript menjadi open source. Microsoft juga bekerjasama dengan Canonical untuk membawa Ubuntu ke Windows 10, dan mengakuisisi Xamarin untuk membantu pengembangan aplikasi mobile.

Ini adalah langkah yang telah disambut kejutan oleh para developer pada awalnya, tetapi itulah yang akan diapresiasi oleh developer. Penting bagi Microsoft untuk memelihara komunitas GitHub agar mendapatkan lebih banyak kepercayaan dan cinta dari developer. Microsoft yang baru memang terlihat lebih terbuka, terutama dalam komunitas open source, yang jauh berbeda dengan Microsoft di era sebelum Satya Nadella.

Namun, yang jadi pertanyaan besarnya adalah, apa yang akan Microsoft lakukan dengan GitHub kedepannya? Melihat LinkedIn yang masih beroperasi secara mandiri, meski sudah mulai terlihat ada integrasi LinkedIn dengan Office 365 dan Dynamics 365, kemudian Minecraft yang terlihat berhasil dan meluncurkan program “Better Together Update” untuk Xbox One, PC, Mobile, dan Nintendo Switch. Sementara untuk GitHub sendiri, di Build 2018, Microsoft mengintegrasikan layanan ini dengan layanan App Center bagi para developer miliknya. Tidak mengejutkan memang apabila GitHub akan tetap beroperasi secara mandiri, dengan beberapa integrasi lebih dalam ke layanan-layanan Microsoft untuk tetap mempertahankan komitmen dan kepercayaan.

Microsoft jelas tahu perlu memperlakukan akuisisi ini dengan hati-hati. “Yang terpenting, kami mengakui tanggung jawab yang kami ambil dengan perjanjian ini,” jelas Nadella. “Kami berkomitmen untuk menjadi pengurus komunitas GitHub, yang akan mempertahankan etos developer-first, beroperasi secara independen dan tetap menjadi platform terbuka. Kami akan selalu mendengarkan umpan balik developer dan berinvestasi baik dalam hal fundamental maupun kemampuan baru. ”

Microsoft untuk saat ini dikabarkan tengah melakukan sesi tanya-jawab mengenai akuisisi ini, dan bila ada sesuatu yang signifikan akan segera diberitakan oleh Wincamp, jadi mari kita simak terus perkembangannya 😉

Sekarang, apakah tanggapan pembaca mengenai akuisisi ini? Apakah ini merupakan langkah yang tepat untuk dilakukan Microsoft? 😀