Microsoft hari ini memberikan detail lebih lanjut soal peluncuran Office 2019, yang menyatakan bahwa Office 2019 perpetual/sekali bayar tanpa berlangganan Office 365 hanya akan berjalan di Windows 10.

Langkah ini ditujukan untuk membuat lebih banyak kalangan enterprise segera beralih ke Office 365 dan Windows 10, atau dalam satu paket Microsoft 365. Begitu juga untuk mendorong konsumen agar mereka ditempatkan dalam kedua hal tersebut yang selalu diupdate baik segi fitur dan keamanan.

Microsoft juga mengubah jangka dukungan dengan meluncurnya Office 2019 ini sehingga pengguna dapat memperoleh 5 tahun jangka dukungan mainstream ditambah sekitar 2 tahun masa perpanjangan dukungan.

Related image
PowerPoint Morph – Office 365

Seperti yang sempat diberitakan pada September lalu di acara Ignite, Microsoft Office 2019 akan meluncur pada akhir tahun ini dengan preview yang mulai meluncur pada pertengahan tahun ini. Beberapa fitur eksklusif yang telah dinikmati bagi pengguna Office 365 seperti PowerPoint Morph dan Zoom juga akan hadir di Office 2019 sekali bayar ini, meskipun tentu saja bila pengguna ingin fitur-fitur baru secara berkelanjutan mereka perlu berlangganan Office 365. Bila melihat hal yang disebutkan sebelumnya, Office 2019 sekali bayar ini memang hadir untuk mengisi kebutuhan mereka yang belum siap beralih ke cloud. Office 2019 ini seperti biasanya akan membawa satu paket yang berisi Word, Excel, PowerPoint, SharePoint, Skype for Business, Exchange Mail, dan hal-hal yang familier dengan Office sekali bayar.

Office 2019 hanya akan tersedia dalam versi Click to Run yang membuat pengguna dapat mulai menggunakan Office meskipun keseluruhan produk belum tuntas downloadnya, mirip seperti jika kalian menonton di YouTube, kalian dapat melihat bagian awalnya tanpa perlu menunggu keseluruhan video terdownload dalam koneksi yang tersedia. Berbeda dari mode MSI yang memerlukan untuk menunggu keseluruhan produk terdownload baru bisa digunakan, meskipun Microsoft masih akan menyediakan mode tersebut bagi layanan Office Server.

Disamping berita ini, Microsoft juga memperpanjang masa dukungan bagi Windows 10 v1511, v1607, v1703, v1709 sebanyak 6 bulan bagi kalangan enterprise dan education untuk mempermudah mereka menyesuaikan dengan Feature Update Windows 10 terbaru.

Dukungan Office 365 ProPlus

Beralih ke topik selanjutnya yang diperoleh dari ZDNet, yaitu untuk Office 365 ProPlus dukungannya untuk Windows 7 akan berakhir bersamaan dengan dihentikannya dukungan untuk Windows 7 Service Pack 1 pada 14 Januari 2020 mendatang. Langkah yang dapat dipahami karena Microsoft juga tidak memberi dukungan untuk pengguna ProPlus dari versi Windows 10 yang sudah lagi tidak diberi dukungan.

Hanya saja, ternyata Microsoft tidak hanya menghentikan dukungan Office 365 ProPlus untuk Windows 7 SP1 saja dalam jadwal tersebut, tapi juga Windows 8.1 meskipun masih didukung hingga 10 Januari 2023. Sementara bila kita berbicara soal Windows Server 2016, layanan tersebut akan didukung hingga 11 Januari 2027.

Sekarang, apakah tanggapan kalian soal kabar ini? 🙂

 

 

 

 

 

 

Please Login to comment
avatar
  Subscribe  
Notify of