Disamping mulai kembali meluncurkan Windows 10 October 2018 Update, Microsoft juga menjabarkan lebih lanjut soal upaya mereka dalam meningkatkan kualitas update dari Windows 10.

Perlu untuk diketahui, bahwa Windows merupakan sistem yang sangat kompleks untuk diuji, ini dikarenakan adanya “700 juta perangkat Windows 10 aktif setiap bulannya, lebih dari 35 juta judul aplikasi dengan lebih dari 175 juta versi aplikasi, dan 16 juta kombinasi perangkat keras / driver yang unik. Selain itu, ekosistem [ini] memberikan driver baru, firmware, pembaruan aplikasi, dan / atau pembaruan non-keamanan setiap hari.”

Graph showing declining customer incident rate

Microsoft juga mengklaim bahwa tingkat permasalahan yang dialami pengguna Windows terus mengalami penurunan, dimana April Update memiliki nilai NPS (Net Promoter Score) yang tertinggi, walaupun disamping itu, Microsoft mengakui bahwa hal tersebut tidak berarti apabila pengguna mengalami permasalahan di PC yang mereka gunakan.

Microsoft mengatakan bahwa pihaknya “mengalihkan tanggung jawab untuk pengujian fungsional dasar kepada tim pengembangan kami untuk memberikan kualitas kode yang lebih tinggi dari awal,” kata Michael Fortin yang merupakan VP Windows. Microsoft mengubah cara validasi pengujian dan menambahkan konsumen dalam pengujian tersebut. Microsoft juga menyebut bahwa pengembang yang berada di Windows juga termasuk apa yang disebut sebagai self-host, dimana mereka akan menjalankan versi internal terbaru dari Windows 10. Fortin mengatakan bahwa “budaya self-host yang kuat adalah sumber kebanggaan bagi kita yang bekerja di Windows.”

Graph showing monthly driver volume via Windows Update
Volume driver yang diluncurkan melalui Windows Update

Pengujian-pengujian Windows tidak hanya terbatas pada Windows Insider dan internal Microsoft saja. Disamping itu, tim Windows juga menyiapkan spesialis untuk menjalankan program dengan produsen PC lainnya dan pengguna Windows komersil untuk memastikan bahwa permasalahan yang ada dapat diminimalisasi seminim mungkin.

“Bahkan proses deteksi multi-elemen akan melewatkan masalah dalam ekosistem yang besar, beragam dan kompleks seperti Windows,” ujar Fortin. “Fokus kami hingga saat ini hampir secara eksklusif mendeteksi dan memperbaiki masalah dengan cepat, dan kami akan meningkatkan fokus kami pada transparansi dan komunikasi.”

Microsoft sendiri juga sudah mulai menggunakan Machine Learning untuk memilih PC mana yang akan mendapatkan update terlebih dahulu. Dan seperti yang telah dijelaskan dalam post sebelumnya mengenai peluncuran kembali Windows 10 October 2018 Update, Microsoft tidak akan menyediakan update apabila PC yang dimiliki pengguna bermasalah, dan akan meluncurkannya apabila masalah tersebut telah teratasi.

Microsoft kedepannya akan meluncurkan berbagai blog-post dan meningkatkan transparansi dalam pengembangan Windows. Microsoft tampaknya menyadari bahwa pihaknya tidak perlu terburu-buru dalam memasukkan fitur-fitur baru di Windows dan dapat berfokus dalam meningkatkan pengalaman yang sudah ada.

“Meskipun kami melihat tren positif, kami juga mendengar dengan jelas suara pengguna kami yang menghadapi masalah yang membuat frustrasi, dan kami berjanji untuk berbuat lebih banyak,” jelas Fortin. “Kami bermaksud untuk memanfaatkan semua alat yang kami miliki saat ini dan fokus baru pada inovasi yang berfokus pada kualitas di seluruh desain produk, pengembangan, validasi, dan pengiriman.”

Image result for Azure status
Azure Status Dashboard

Kedepannya, Microsoft juga akan meluncurkan situs Status Dashboard bagi konsumen, untuk melihat informasi secara lebih dalam mengenai apa saja yang membuat suatu update tidak tersedia. Dashboard ini tampaknya akan mirip seperti Status Dashboard untuk layanan Microsoft Azure yang sangat transparan mengenai kondisi dan perkembangan layanan Azure saat ini.

Microsoft nantinya juga akan meluncurkan sebuah blog-post mengenai “pendekatan kami terhadap kualitas dan mengembangkan inovasi yang berfokus pada kualitas”, yang tampaknya akan membahas mengenai pendekatan Microsoft untuk meningkatkan kualitas update di Windows 10 19H1 dan update-update Windows 10 selanjutnya.

Sekarang, apakah tanggapan kalian mengenai upaya Microsoft ini? 😉