Semakin mendekati 2018, semakin banyak juga informasi soal Surface “Andromeda” dari paten-paten yang bermunculan. Kali ini, informasi dari paten yang baru saja disetujui ini, berfokus dalam haptic feedback yang dapat menghadirkan pengalaman rasa sentuhan dengan menerapkan gaya atau tekanan, getaran, atau gerakan kepada pengguna

Paten tersebut membahas masalah haptic feedback pada perangkat dua layar dengan 2 bagian terpisah dikarenakan konstruksi perangkat yang sangat tipis yang akan menghabiskan ruang dengan menduplikat motor getaran pada masing-masing bagian dari perangkat lipat.

Solusi yang dipatenkan oleh Microsoft adalah memiliki motor haptic yang digabungkan ke engsel perangkat sedemikian rupa sehingga getaran ditransmisikan ke kedua bagian perangkat dan bahkan saling memperkuat.

Yuk simak apa yang dideskripsikan oleh sang inovator:

Beberapa perangkat elektronik modern didesain sedemikian tipis, misalnya. memiliki ketebalan hanya beberapa milimeter, dan karena itu, di dalam bagian body perangkat elektronik, ruang yang tersedia untuk elemen haptik juga sangat kecil. Pada saat yang sama, elemen haptik tidak dapat dirampingkan secara substansial, karena akan melemahkan kinerja haptics mereka. Setidaknya beberapa perwujudan dapat memungkinkan, misalnya, susunan sederhana elemen haptik tradisional yang dapat menyebabkan umpan balik haptik baik di bagian body perangkat elektronik dimana elemen haptik berada secara fisik tetapi juga [berada] di bagian yang lain dekat dengan bagian body yang dihubungkan oleh elemen penghubung ke bagian – bagian body tersebut. Karena elemen haptik diatur dalam kontak langsung dengan elemen penghubung yang menghubungkan bagian body, efek haptic ditransmisikan melalui elemen penghubung ke benda lain yang berdekatan dengan bagian body. Paling sedikit beberapa perwujudan memungkinkan efek haptic, seperti getaran, diperkuat oleh massa bagian body tersebut dimana efek haptik ditransmisikan melalui elemen penghubung, dan umpan balik haptic yang kuat dapat dihasilkan disana tanpa harus mengatur elemen haptik lebih lanjut di bagian body yang lain.

Sensor haptic canggih ini menariknya dapat mensimulasikan pengalaman bagi keyboard atau touchpad virtual untuk bekerja layaknya versi aslinya, salah satu hal yang dapat membuat pengguna nyaman dalam menggunakannya.

Semoga saja, produk ini akan benar-benar meluncur di 2018 nantinya, dikarenakan produk ini terlihat memiliki banyak potensi dalam berbagai skenario baik dari sisi enterprise maupun edukasi.

Nah, sekarang apakah pandangan kalian soal teknologi ini? 😉

Please Login to comment
avatar
2 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
2 Comment authors
Sahal Rahmanandrovnugros Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Sahal Rahman
Guest
Sahal Rahman

Fitur saingan 3D touch nih

androvnugros
Guest

warbiyasak… :O