Menurut Brad Sams, yang merupakan salah satu pengamat Microsoft selama beberapa tahun terakhir dan penulis buku Beneath a Surface yang merupakan buku sejarah perkembangan dari Surface, mengisyaratkan bahwa keunggulan Microsoft dalam infrastruktur cloud melalui layanan Azurenya, ternyata dapat menjadi kelebihan keluarga Xbox “Scarlett” untuk ungguli PS5.

Langkah Microsoft yang sempat terlihat bergerak mundur untuk bisnis gamenya, ternyata dikarenakan Microsoft ingin memamerkan kemampuannya untuk memperluas infrastruktur cloudnya dimanapun dibandingkan mendorong game-game terbaru dan terbaik untuk saat ini, dan inilah yang dapat membuat Sony kedodoran karena tidak memiliki kekuatan dalam pengembangan infrastruktur cloud.

“Yang penting disini adalah, Microsoft sedang mencari jalur untuk menjadikan game konsol sebagai unit bisnis penghasil pendapatan bagi perusahaan”.

Image result for azure 54

Mungkin komunitas gamers agak kurang senang atau kurang antusias terhadap hal ini, namun, Brad Sams mengatakan bahwa langkah ini merupakan salah satu upaya Microsoft untuk mengubah model bisnisnya yang menjadikan cloud sebagai prioritasnya yang akan membuat pengeluaran dari divisi game yang nantinya dibawah upaya cloud streaming akan menguntungkan gamers dalam jangka panjang.

Microsoft juga berencana untuk membuat sistem “peminjaman” hardware Xbox untuk menjadi ajang pamer kekuatan infrastruktur cloudnya, yang akan membuat Microsoft akan terus mengupdate hardwarenya untuk mendukung tuntutan pemrosesan berbasis cloud yang terus meningkat, sementara disisi lain akan membuat gamers merasakan pengalaman gaming yang terus membaik.

Tidak hanya itu saja, selain membuat hardware Xbox terus menjadi yang terbaik, Microsoft juga terus akan mendorong konten-konten atau game terbaru dan terbaik di Xbox dan nantinya juga dapat terintegrasi dengan infrastruktur cloudnya, seperti di game Crackdown 3 yang mampu menghadirkan real-time cloud destruction yang membuat semua tempat atau objek dapat dihancurkan layaknya didunia nyata, dan ini adalah salah satu hal lain yang tidak mampu dilakukan oleh Sony maupun Nintendo.

Mengenai spesifikasi, Brad Sams memperkirakan Xbox baru ini akan mendukung FreeSync 2 teknologi yang secara otomatis menyesuaikan refresh rate dengan kartu grafis dan game yang dimainkan ke monitor yang lebih berkualitas,  GPU berbasis AMD Navi yang memungkinkan adanya pengalaman ray-tracing dalam game yang membuat gaming serasa lebih nyata, dan juga CPU AMD, baik GPU dan CPU akan dikustomisasi oleh Microsoft nantinya dan Microsoft sendiri dapat membenamkan AI Chip buatan sendiri didalamnya, seperti yang akan dilakukan Microsoft dengan HoloLens 2.

Sekarang, apakah tanggapan kalian soal hal ini? 😉

Please Login to comment
avatar
  Subscribe  
Notify of