windows10

Video 360° agaknya mulai “booming” akhir-akhir ini. Coba sobat buka YouTube, dan ketik “Video 360°” di kolom pencarian. Wooow!!! Hasilnya bejibun.

Ada yang masih ingat video 360° Kirab Monas 2016 beberapa bulan lalu yang diunggah di YouTube? Video yang diunggah secara resmi diunggah oleh pemilik akun official channel Presiden Joko Widodo tersebut dibuat dengan teknologi 360° juga, loh. Video 360° tersebut berisi kegiatan upacara pengibaran bendera di Kompleks Istana Negara RI dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71. Video yang diberi judul Kirab Monas ditayangkan di YouTube secara “full live-streaming” pada 17 Agustus 2016 lalu.

Buat sobat yang belum lihat videonya, monggo lihat di sini! ?

 

Nah. Buat sobat WinCamp yang suka memutar musik atau video melalui aplikasi VLC, kini saatnya sobat mendapat kabar gembira! Kabar gembira apa?

Aplikasi VLC 3.0 Technical Preview kini support Video 360° dan banyak lagi untuk PC! ?

VLC baru saja merilis versi terbaru, VLC 3.0 Technical Preview untuk Windows Desktop. So buat sobat yang suka nonton video 360° dari seluruh dunia, sobat bisa update aplikasi ini yang sekarang sudah tersedia.

Update ini memperkenalkan beberapa fitur baru, sebagai berikut:

  • Menambahkan dukungan untuk video 360 derajat dan banyak lagi.
  • Pemutaran Video 360 berikut Spatial Video spec
  • Pemutaran Foto 360 dan Panorama berikut Spherical spec
  • Mode tampilan dengan Zoom, Little planet dan Reverse little planet
  • Kontrol dengan mouse dan keyboard Anda
  • Open Source and Cross-platform, accelerated with OpenGL and Direct3D11

 

VLC 3.0 Technical Preview yang udah support video 360° ini bisa diinstall di PC mulai dari Windows 7.

Sobat bisa men-download VLC 3.0 Technical Preview untuk Desktop dengan mengklik di sini. ? *****

 


==== FYI (buat sobat yang belum tau) : ====

Video 360° atau video 360 derajat adalah suatu teknik perekaman video di mana obyek ditangkap di segala arah/sisi pada saat bersamaan. Tangkapan gambar bisa dihasilkan dengan menggunakan kamera omnidirectional atau kumpulan beberapa kamera. Video ini juga termasuk bagian dari bentuk virtual reality.

Ricoh Theta S mengandung lensa wide-angle di bagian depan dan belakang untuk memudahkan pembuatan film video 360°.
Ricoh Theta S mengandung lensa wide-angle di bagian depan dan belakang untuk memudahkan pembuatan film video 360°.

 

Video 360° biasanya direkam dengan menggunakan rig khusus beberapa kamera, atau menggunakan kamera VR khusus yang berisi beberapa lensa kamera tertanam ke dalam perangkat. Rekaman yang dihasilkan kemudian dirangkai untuk membentuk satu video. Proses ini dilakukan baik secara langsung oleh kamera itu sendiri, atau menggunakan software editing video khusus yang dapat menganalisis audio dan visual umum untuk menyinkronkan dan menautkan kamera yang berbeda feed secara bersama-sama.

Kamera omnidirectional dan rig telah dikembangkan secara khusus untuk tujuan syuting video 360 derajat, termasuk rig seperti GoPro Omni dan Odyssey, dan Kodak Pixpro SP360 4K Dual Pack Pro (keduanya telah dibekali multiple action camera yang diinstal ke dalam rig tunggal), kamera Vuze, kamera genggam (handheld camera) dual-lensa seperti Ricoh Theta S dan Samsung Gear 360, dan Kogeto Dot 360—sebuah aksesori lensa kamera panoramic camera lens accessory yang dikembangkan untuk iPhone 4, 4S, dan Samsung Galaxy Nexus.

Dalam sebuah video konferensi, kamera 360°-lah yang digunakan, sehingga semua peserta di satu lokasi dapat direkam secara bersamaan dengan satu kamera.

Kebanyakan video 360 derajat adalah berjenis monoscopic, yang berarti bahwa video ini ditampilkan sebagai gambar datar pada permukaan tunggal. Video Stereoscopic ditampilkan sebagai dua gambar yang diarahkan secara individual untuk setiap mata.

Video 360 derajat biasanya bisa dilihat melalui PC, perangkat mobile seperti smartphone, atau dedicated head-mounted display. Bila dilihat pada PC, biasanya menggunakan mouse dengan cara klik dan menyeret untuk menjelajah video. Pada smartphone, sensor internal seperti giroskop-lah yang digunakan untuk menggeser video berdasarkan orientasi perangkat.

assembled_google_cardboard_vr_mount

Mengambil keuntungan dari perilaku ini, perangkat seperti Google Cardboard viewer dan Samsung Gear VR berfungsi sebagai stereoscope headset dan smartphone dapat dimasukkan ke dalamnya, untuk melihat konten ini dalam format virtual reality. Perangkat-perangkat ini meniru pengoperasian layar head-mounted khusus, namun memanfaatkan layar ponsel itu sendiri serta lensa internal alih-alih menggunakan layar terdedikasi sendiri.

Pada Maret 2015 silam, YouTube secara resmi meluncurkan kemampuan bagi penggunanya untuk menonton unggahan video 360 derajat, dengan pemutaran langsung dari situs web dan aplikasi mobile Android. Google selaku perusahaan induk juga mengumumkan bahwa mereka akan berkolaborasi dengan produsen kamera VR untuk mempermudah bagi kreator video 360° untuk meng-upload konten mereka ke YouTube.

Facebook (perusahaan induk dari produsen VR headset Oculus VR) mengikuti tren ini pada bulan September 2015.

Google Cardboard, yang biasanya didistribusikan dalam bentuk kit do-it-yourself yang terdiri dari material dan komponen murah, telah dikreditkan dengan membantu virtual reality menjadi lebih mudah tersedia untuk publik, dan membantu meningkatkan adopsi dari video 360 derajat oleh penerbit, seperti wartawan utama dan berbagai brand media. *****

Please Login to comment
avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
1 Comment authors
Daniel Handika Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Daniel Handika
Guest
Daniel Handika

Kayak nokia ozo