Windows 10 Always Connected PC
Windows 10 Always Connected PC

Windows on ARM yang Microsoft perkenalkan tahun lalu diharapkan dapat merubah keadaan pasar tablet yang selama ini masih banyak kekurangan. Salah satu masalah yang diharapkan bisa dipecahkan oleh Windows on ARM ialah daya tahan baterai yang jauh lebih baik. Hadirnya Windows on ARM memang cukup terbukti dengan peningkatan daya tahan baterai yang jauh lebih baik, tapi ini masih belum cukup.

Hal ini dapat dibuktikan dengan data yang diluncurkan IDC untuk pasar tablet yang kian menurun, baik dari segi penjualan maupun pengiriman. Kami berfikir Windows 10 on ARM bisa merubah stastik pasar Windows yang selalu di bawah bayang-bayang iPad dan Android. Seperti yang kita ketahui, pasar tablet Windows belum bisa merebut hati pengguna iPad dan Android.

Windows 10 on ARM Belum Mampu Berbuat Banyak

Dalam laporan yang dikeluarkan IDC, Apple masih menjadi merek terkemuka di pasar tablet dengan 11,5 juta unit, diikuti Samsung 5 juta unit dan Huawei di tempat kegita dengan 3,2 juta unit. Apple dan Huawei membukukan pertumbuhan yang sama pada kuartal kedua tahun ini, sementara samsung turun drastis.

Dimana Windows 10 on ARM

Always Connected PC yang di sponsori Microsoft dengan Windows on ARM nya masih belum mampu berbuat banyak dalam pasar tablet. Bahkan IDC menyebut Microsoft sudah gagal karena tidak adanya pertumbuhan signfikat yang bisa dirasakan.

Baca : Bocoran 4 Perangkat Windows 10 Dengan Snapdragon 850 Mulai Muncul

“Generasi pertama Windows 10 pada Snapdragon detachables gagal mengesankan sebagai kinerja yang lamban dan terbatasnya jumlah program dan aplikasi yang tersedia mencegah beberapa produk pertama dalam kategori ini untuk mencapai kesuksesan pasar,” kata Lauren Guenveur, analis riset senior untuk IDC Tim tablet.

Masalah pada PC Always Connected memang terbatasnya jumlah program yang hanya bisa di gunakan dari Microsoft Store saja. Program-program seperti 64-bit masih belum bisa bekerja karena belum mendukung prosesor berbasis ARM. Seperti yang kalian ketahui, program pada Microsoft Store masih belum memenuhi kebutuhan pengguna.

“Namun, dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 850, yang dirancang khusus untuk PC Always Connected, serta alat-alat baru dari Microsoft untuk menghadirkan aplikasi 64-bit ke platform Always Connected, kami percaya ada masa depan yang menjanjikan untuk lini produk ini.”

Baca : Perkenalkan Qualcomm Snapdragon 850 – Masa Depan Windows 10 On ARM

Prosesor Qualcomm Snapdragon 850 yang sudah diperkenalkan diharapkan bisa membantu pertumbuhan pasar tablet Windows. Always Connected PC yang menjadi tagline kemungkinan akan mulai bermunculan akhir tahun ini atau Q4 2018.

So, apakah dengan hadirnya Qualcomm Snapdragon 850 bisa membantu tablet Windows 10 on Arm atau justru Apple yang terus menjadi pemain nomor satu pada lini ini. Kita tunggu saja akhir tahun nanti . . .

Please Login to comment
avatar
  Subscribe  
Notify of